Dokumen dan Puluhan Komputer Ditelan Banjir, Disduskcapil Bekasi Tutup
Jum'at, 03 Januari 2020 - 15:15 WIB
Dokumen dan Puluhan Komputer Ditelan Banjir, Disduskcapil Bekasi Tutup
A
A
A
BEKASI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi yang berada di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, sempat terendam banjir sedalam dua meter sejak Rabu (1/1/2020). Untuk itu, hingga kini kantor Dukcapil tidak beroperasi dan baru buka pekan depan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi, Taufik Hidayat, mengatakan, untuk sementara waktu tidak ada aktivitas pelayanan yang bisa dilakukan. Pelayanan kependudukan baru akan kembali normal mulai Senin (6/1). "Untuk sementara tidak ada pelayanan untuk tiga hari ke depan," katanya.
Menurut dia, meski tidak ada pelayanan di kantor Disdukcapil, pelayanan kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bekasi tetap masih berjalan melayani warga Bekasi. "Tidak ada pelayanan di kantor Disdukcapil, pelayanan MPP masih berjalan seperti biasanya," ucapnya.
Taufik menjelaskan, kantor Disdukcapil sempat terendam banjir sedalam 2 meter sejak Rabu (1/1) dan air mulai surut pada Kamis (2/1). Saat ini, pihaknya tengah membersihkan kotoran dan lumpur akibat diterjang banjir.
Belum diketahui mana saja dokumen kependudukan yang rusak dan hilang terendam banjir. Namun pihaknya siap bertanggung jawab andai terdapat kehilangan beberapa berkas milik warga Bekasi karena dokumennya yang terendam banjir.
Nantinya pihaknya melibatkan dan berkoordinasi dengan Inspektorat terkait kehilangan-kehilangan berkas, kerusakan dokumen, kerusakan peralatan dan sebagainya.
"Yang jelas kami konsolidasinya besok secara administratif. Kami akan mengundang dari Polres, dari Inspektorat, melihat kondisi kerusakan, terutama berkas-berkas dokumen," ungkapnya.
Pihaknya tidak mau dipersalahkan jika ada dokumen milik masyarakat yang hilang terbawa air ataupun rusak dan menuntut pemerintah. Untuk itu, pemerintah akan memberikan kemudahan bagi warga Bekasi yang ingin mengurus data kependudukan sipil yang terdampak dari banjir.
Selain dokumen-dokumen catatan sipil warga, Kantor Dinas Dukcapil Kota Bekasi juga kehilangan puluhan unit komputer dan printer yang berada di lantai dasar gedung tersebut. Beruntung, server data semuanya berada di lantai dua sehingga aman dari rendaman banjir yang menerjang kantor Dukcapil Kota Bekasi.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi, Taufik Hidayat, mengatakan, untuk sementara waktu tidak ada aktivitas pelayanan yang bisa dilakukan. Pelayanan kependudukan baru akan kembali normal mulai Senin (6/1). "Untuk sementara tidak ada pelayanan untuk tiga hari ke depan," katanya.
Menurut dia, meski tidak ada pelayanan di kantor Disdukcapil, pelayanan kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bekasi tetap masih berjalan melayani warga Bekasi. "Tidak ada pelayanan di kantor Disdukcapil, pelayanan MPP masih berjalan seperti biasanya," ucapnya.
Taufik menjelaskan, kantor Disdukcapil sempat terendam banjir sedalam 2 meter sejak Rabu (1/1) dan air mulai surut pada Kamis (2/1). Saat ini, pihaknya tengah membersihkan kotoran dan lumpur akibat diterjang banjir.
Belum diketahui mana saja dokumen kependudukan yang rusak dan hilang terendam banjir. Namun pihaknya siap bertanggung jawab andai terdapat kehilangan beberapa berkas milik warga Bekasi karena dokumennya yang terendam banjir.
Nantinya pihaknya melibatkan dan berkoordinasi dengan Inspektorat terkait kehilangan-kehilangan berkas, kerusakan dokumen, kerusakan peralatan dan sebagainya.
"Yang jelas kami konsolidasinya besok secara administratif. Kami akan mengundang dari Polres, dari Inspektorat, melihat kondisi kerusakan, terutama berkas-berkas dokumen," ungkapnya.
Pihaknya tidak mau dipersalahkan jika ada dokumen milik masyarakat yang hilang terbawa air ataupun rusak dan menuntut pemerintah. Untuk itu, pemerintah akan memberikan kemudahan bagi warga Bekasi yang ingin mengurus data kependudukan sipil yang terdampak dari banjir.
Selain dokumen-dokumen catatan sipil warga, Kantor Dinas Dukcapil Kota Bekasi juga kehilangan puluhan unit komputer dan printer yang berada di lantai dasar gedung tersebut. Beruntung, server data semuanya berada di lantai dua sehingga aman dari rendaman banjir yang menerjang kantor Dukcapil Kota Bekasi.
(thm)