4,7 Juta Kendaraan Diprediksi Bakal Tinggalkan Jakarta
Kamis, 19 Desember 2019 - 20:16 WIB
4,7 Juta Kendaraan Diprediksi Bakal Tinggalkan Jakarta
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi di sejumlah ruas tol jelang Hari Natal dan Tahun Baru 2020. Strategi tersebut mencakup pelayanan transaksi, lalu lintas hingga rest area.
"Kenaikan volume lalu lintas selama periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 diperkirakan mulai terjadi tanggal 20 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Dalam periode ini, kami perkirakan ada sekitar 4,7 juta kendaraan yang akan melakukan mudik dan balik libur Natal dan tahun baru, angka ini naik 22 persen dari lalu lintas normal atau naik 5,3 persen dari lalu lintas Tahun 2018," terang Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur dalam konferensi pers di Kantor Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (19/12/2019).
Subakti mengatakan, puncak arus mudik pada libur Natal 2019 terjadi pada H-4 atau tanggal 21 Desember 2019, yakni jatuh di hari Sabtu.
Jasa Marga menghitung periode mudik Natal 2019 selama empat hari, yaitu pada 20-24 Desember 2019. Berbeda dengan periode libur Lebaran dimana lalu lintas mudik mayoritas menuju ke arah Jawa, di mudik Natal dan Tahun Baru mayoritas lalu lintas mudik diprediksi akan lebih banyak menuju ke arah Bandung.
"Jumlah kendaraan yang menuju ke arah Timur kami prediksi 51 persen ke arah Bandung dan 49 persen ke arah Jawa. Prediksi kami selama empat hari tersebut (20-24 Desember 2019) 245.122 kendaraan akan menuju Bandung dan sekitarnya melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama," katanya.
Dia menilai, angka ini naik 58,74 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 154.419 kendaraan. (Baca juga: Ribuan Pasukan Gabungan Dikerahkan Amankan Misa Natal di Jakbar )
"Sementara itu, untuk yang ke arah Jawa di periode yang sama, kami memprediksi 233.027 kendaraan akan melewati GT Cikampek Utama, angka ini naik 65,32 persen dari LHR normal sebanyak 140.954 kendaraan," jelas Subakti.
Sementara itu, Subakti menuturkan, untuk puncak arus balik libur Natal diperkirakan terjadi pada tanggal 25 Desember 2019. (Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru, Rest Area Bakal Jadi Titik Macet di Tol Japek )
"Kenaikan volume lalu lintas selama periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 diperkirakan mulai terjadi tanggal 20 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Dalam periode ini, kami perkirakan ada sekitar 4,7 juta kendaraan yang akan melakukan mudik dan balik libur Natal dan tahun baru, angka ini naik 22 persen dari lalu lintas normal atau naik 5,3 persen dari lalu lintas Tahun 2018," terang Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur dalam konferensi pers di Kantor Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (19/12/2019).
Subakti mengatakan, puncak arus mudik pada libur Natal 2019 terjadi pada H-4 atau tanggal 21 Desember 2019, yakni jatuh di hari Sabtu.
Jasa Marga menghitung periode mudik Natal 2019 selama empat hari, yaitu pada 20-24 Desember 2019. Berbeda dengan periode libur Lebaran dimana lalu lintas mudik mayoritas menuju ke arah Jawa, di mudik Natal dan Tahun Baru mayoritas lalu lintas mudik diprediksi akan lebih banyak menuju ke arah Bandung.
"Jumlah kendaraan yang menuju ke arah Timur kami prediksi 51 persen ke arah Bandung dan 49 persen ke arah Jawa. Prediksi kami selama empat hari tersebut (20-24 Desember 2019) 245.122 kendaraan akan menuju Bandung dan sekitarnya melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama," katanya.
Dia menilai, angka ini naik 58,74 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 154.419 kendaraan. (Baca juga: Ribuan Pasukan Gabungan Dikerahkan Amankan Misa Natal di Jakbar )
"Sementara itu, untuk yang ke arah Jawa di periode yang sama, kami memprediksi 233.027 kendaraan akan melewati GT Cikampek Utama, angka ini naik 65,32 persen dari LHR normal sebanyak 140.954 kendaraan," jelas Subakti.
Sementara itu, Subakti menuturkan, untuk puncak arus balik libur Natal diperkirakan terjadi pada tanggal 25 Desember 2019. (Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru, Rest Area Bakal Jadi Titik Macet di Tol Japek )
(mhd)