Masih di Bawah Batas Nasional, 23.184 Balita di Bekasi Derita Stunting

Kamis, 05 Desember 2019 - 16:04 WIB
Masih di Bawah Batas...
Masih di Bawah Batas Nasional, 23.184 Balita di Bekasi Derita Stunting
A A A
BEKASI - Pertumbuhan anak-anak penderita stunting di Kota Bekasi diklaim masih di bawah ambang batas. Pasalnya, di tahun 2019 ini persentasenya 16,7 persen atau di bawah ambang batas nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, angka stunting masih dibawah ambang batas nasional dengan persentase 20 persen. Angka tersebut diketahui dari hasil riset tahun lalu melalui random sampling. "Kami terus menekan jumlahnya," katanya kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Berdasarkan data tahun 2018 total balita di Kota Bekasi sebanyak 184 ribu orang. Dari jumlah itu, tercatat 23.184 balita yang berkategori mengalami stunting. Namun, persentase ditahun ini menurun daripada tahun sebelumnya. (Baca: Cegah Stunting, 360 Guru Paud di Tangsel Ikut Pelatihan Gizi )

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari anak berada di dalam kandungan dan baru terlihat ketika anak berusia dua tahun.

Tanti menjelaskan, meski saat ini persentase penderita stunting di Kota Bekasi masih di bawah ambang batas bukan berarti pemerintah diam membiarkan. Namun, angka tersebut sedang berupaya dikurangi. "Kami pastikan tahun ini bakal menurun," ujarnya.

Saat ini, kata dia, cara untuk mengurangi adalah dengan mencegah stunting sejak dalam kandungan hingga usia kehidupan bayi mencapai dua tahun. Sebab, penderita stunting didominasi oleh anak di bawah usia lima tahun atau Balita.

"Kita antisipasi mulai dari ibu hamil, melahirkan hingga gizi bayi, kita pantau terus supaya ke depannya anak produktifitasnya bagus kemampuan kognitifnya juga bagus," ungkapnya. Anak yang menderita stunting ke depannya akan beresiko terjangkit penyakit lain.

Karena itu memang sangat dibutuhkan penangan sejak dini. Misalnya, resikonya terkena diabetes dan jantung karena cenderung lebar pertumbuhannya bukan ke atas. Untuk itu, masyarakat agar rajin membawa anaknya ke Posyandu.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro mengatakan, masalah stunting menjadi perhatian serius lembaganya. Karena itu, legislatif akan memperjuangkan insentif kepada kader posyandu kembali seperti semula.

"Mereka ini adalah garda terdepan terkait kesehatan, selayaknya mendapatkan perhatian," katanya. Untuk itu, pemerintah harus aktif menekan angka stunting di Kota Bekasi. Misalnya, melakukan sosialisasi dan turun aktif kedalam masyarakat.
(ysw)
Berita Terkait
56 Kelurahan di Kota...
56 Kelurahan di Kota Bandung Jadi Prioritas Penanganan Stunting
GenIUS Expo 2025 Bahas...
GenIUS Expo 2025 Bahas Kearifan Lokal hingga Gizi Buruk
Derita Gizi Buruk Sejak...
Derita Gizi Buruk Sejak Umur 5 Bulan, BB Iqbal Kini Hanya 12 Kg di Umur 19 Tahun
Sempat Menolak Anaknya...
Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Edukasi Hidup Sehat...
Edukasi Hidup Sehat di Jateng Jadi Kunci Cegah Stunting
Wabah Gizi Buruk Ancam...
Wabah Gizi Buruk Ancam Anak-anak Yaman
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
45 menit yang lalu
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
53 menit yang lalu
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
1 jam yang lalu
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
1 jam yang lalu
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
1 jam yang lalu
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
1 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved