Jelang Tengah Malam Massa Reuni 212 Terus Padati Kawasan Monas
Senin, 02 Desember 2019 - 00:15 WIB
Jelang Tengah Malam Massa Reuni 212 Terus Padati Kawasan Monas
A
A
A
JAKARTA - Ribuan massa Reuni 212 terus berdatangan menuju ke Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Menjelang tengah malam pada Senin (2/12/2019) dini hari kawasan Monas terus dipadati massa.
Pantauan SINDOnews pada Senin dini hari, massa dari Bekasi nampak berbondong-bondong menuju kawasan Monas. Ada yang menggunakan angkutan umum seperti KRL, bus Transjakarta dan lain-lain. Mereka juga membawa bendera majelis taklim sebagai penanda rombongan.
Tak mau kalah, massa aksi 212 dari Tangerang pun juga memenuhi kawasan Monas. Bahkan ada yang rela berjalan kaki sejak Minggu pagi agar bisa mendapat saaf depan pada Reuni 212.
"Saya dari Tangerang nih rombongan jalan kaki dari pagi. Biar bisa dapat saf depan. Tapi kalau di jalan ada truk yang mau ditebengin ya kita naik," kata Samsu warga Kabupaten Tangerang, Minggu (1/12/2019) malam.
Segala cara dilakukan oleh para massa aksi 212 agar bisa mendengarkan siraman rohani sekaligus bersilaturahmi dengan peserta lainnya."Yang penting bisa dapat tempat yang enak. Mendengarkan ceramah kiai-kiai, ulama-ulama kita," ucapnya.
Pantauan SINDOnews pada Senin dini hari, massa dari Bekasi nampak berbondong-bondong menuju kawasan Monas. Ada yang menggunakan angkutan umum seperti KRL, bus Transjakarta dan lain-lain. Mereka juga membawa bendera majelis taklim sebagai penanda rombongan.
Tak mau kalah, massa aksi 212 dari Tangerang pun juga memenuhi kawasan Monas. Bahkan ada yang rela berjalan kaki sejak Minggu pagi agar bisa mendapat saaf depan pada Reuni 212.
"Saya dari Tangerang nih rombongan jalan kaki dari pagi. Biar bisa dapat saf depan. Tapi kalau di jalan ada truk yang mau ditebengin ya kita naik," kata Samsu warga Kabupaten Tangerang, Minggu (1/12/2019) malam.
Segala cara dilakukan oleh para massa aksi 212 agar bisa mendengarkan siraman rohani sekaligus bersilaturahmi dengan peserta lainnya."Yang penting bisa dapat tempat yang enak. Mendengarkan ceramah kiai-kiai, ulama-ulama kita," ucapnya.
(whb)