9 Ribu Personel Polri/TNI Lakukan Pengamanan Reuni 212
Minggu, 01 Desember 2019 - 23:49 WIB
9 Ribu Personel Polri/TNI Lakukan Pengamanan Reuni 212
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 9.000 personel Polri/TNI diterjunkan untuk pengamanan pelaksanaan Reuni 212 yang berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (2/12/2019).
Kapolretro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pengamanan akan dimulai sejak Minggu (1/12/2019) hingga pelaksaan reuni tersebut selesai."Sebanyak 9.000 personel gabungan Polri dan TNI diterjunkan untuk pengamanan reuni tersebut," kata Harry kepada wartawan Minggu malam.
Harry menuturkan, kegiatan pengamanan murni mengamankan kegiatan keagamaan. "Ini kegiatan keagamaan tugasnya mengamankan kegiatan keagamaan," tuturnya. (Baca: BKD DKI Jakarta Larang ASN Menghadiri Reuni 212)
Karena mengamankan kegiatan keagamaan, maka personel polisi tak ada yang dilengkapi senjata."Tampilan tak menggunakan alat. Yang masih menggunakan atau membawa senpi tak boleh membawa senjata api," ujar Harry.
Harry menambahkan beberapa pintu masuk bakal dipasang security chek untuk melakukan pemeriksaan bagi peserta yang akan masuk."Pintu masuk di Kedubes AS atau pintu tenggara dan pintu timur laut, Monas Timur. Lainnya kami tutup. Itu kesepakatan dengan panitia. Saat ini sudah ada tiga security door. Tugas di security door sudah ada panitia maulid. Mengegek barang barang yang ada didalam," tambah Harry.
Sementara, Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan, ribuan personel TNI diterjunkan untuk membantu pengamanan."Kalau dari TNI ada sebanyak 1.900 personel. Sifatnya kami mendukung Polri," ucap Wahyu.
Kapolretro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pengamanan akan dimulai sejak Minggu (1/12/2019) hingga pelaksaan reuni tersebut selesai."Sebanyak 9.000 personel gabungan Polri dan TNI diterjunkan untuk pengamanan reuni tersebut," kata Harry kepada wartawan Minggu malam.
Harry menuturkan, kegiatan pengamanan murni mengamankan kegiatan keagamaan. "Ini kegiatan keagamaan tugasnya mengamankan kegiatan keagamaan," tuturnya. (Baca: BKD DKI Jakarta Larang ASN Menghadiri Reuni 212)
Karena mengamankan kegiatan keagamaan, maka personel polisi tak ada yang dilengkapi senjata."Tampilan tak menggunakan alat. Yang masih menggunakan atau membawa senpi tak boleh membawa senjata api," ujar Harry.
Harry menambahkan beberapa pintu masuk bakal dipasang security chek untuk melakukan pemeriksaan bagi peserta yang akan masuk."Pintu masuk di Kedubes AS atau pintu tenggara dan pintu timur laut, Monas Timur. Lainnya kami tutup. Itu kesepakatan dengan panitia. Saat ini sudah ada tiga security door. Tugas di security door sudah ada panitia maulid. Mengegek barang barang yang ada didalam," tambah Harry.
Sementara, Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan, ribuan personel TNI diterjunkan untuk membantu pengamanan."Kalau dari TNI ada sebanyak 1.900 personel. Sifatnya kami mendukung Polri," ucap Wahyu.
(whb)