Munas Golkar Akan Damai dan Demokratis

Minggu, 01 Desember 2019 - 17:10 WIB
Munas Golkar Akan Damai...
Munas Golkar Akan Damai dan Demokratis
A A A
MEDAN - Suhu politik di Partai Golkar mulai meninggi lagi menjelang Munas yang akan berlangsung pada 3-6 Desember ini. Perhatian publik kini juga banyak tertuju pada parpol papan atas ini.

“Wajarlah. Golkar memang partai besar. Makin tinggi pohon, makin banyak angin. Tapi, Munas pada akhirnya akan damai dan demokratis. Airlangga Hartarto sudah mengantongi dukungan mayoritas. Dia akan terpilih kembali menjadi Ketum Golkar. Insya Allah," sebut kata Plt Ketua Partai Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng saat kunjungan di Medan, Sabtu (30/11/2019).

Mengenai kritikan yang dilontarkan oleh kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet), misalnya soal Plt (Pelaksana Tugas) Ketua di berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng menjawab dengan ringan.

“Kritik seperti itu dicari-cari. Plt itu bukan orang, tapi lembaga. Sejauh prosedur penetapannya sah, ya tidak ada masalah. Hak suaranya tidak berbeda dengan ketua definitif," ujarnya.

Lagi pula, kata Rizal, di DKI Jakarta, pihaknya sudah mengadakan rapat pleno, dan hasilnya adalah dukungan bulat buat Airlangga. "Keputusan inilah yang kami bawa ke Munas. Jadi tidak sembarangan, tetapi terlembaga. Bukan orang, tapi organisasi. Itu esensinya," tegas Rizal.

Mengenai masa jabatan Plt yang berkepanjangan, Rizal berkata bahwa hal itu harus dilihat pada konteksnya.

“Saya ditunjuk menjadi Plt Ketua DKI pas saat kampanye Pemilu akan dimulai. Konsentrasi kita ke sana, bukan kompetisi internal. Setelah Pemilu, kami rapat pleno, dan diputuskan bahwa Musda DKI akan diadakan pada 2020. Jadi urutannya bagus, Munas dulu dan setelah itu Musda," katanya.

“Yang penting, lanjut Rizal, semua keputusan tersebut bukan sesuatu yang subyektif, atau ide orang per orang. Ia adalah keputusan organisasi yang bersifat kolektif kolegial. Itu yang perlu dimengerti.”

Lebih lanjut Rizal Mallarangeng mengajak seluruh kader Partai Golkar menyambut Munas nanti dalam suasana kegembiraan dan persahabatan.

“Kompetisi adalah hal yang biasa. Malah bagus. Tapi ia harus menjadi proses yang membesarkan partai, bukan memecah-belah. Golkar partai besar, kita harus membuatnya lebih besar lagi, bersama-sama," katanya.
(vhs)
Berita Terkait
Munas XI Partai Golkar...
Munas XI Partai Golkar Digugat karena Diduga Melanggar Anggaran Dasar
Munas Golkar Digugat,...
Munas Golkar Digugat, Adies Kadir: Kami Hadapi Sesuai Aturan AD/ART
Munas XI Golkar Tetapkan...
Munas XI Golkar Tetapkan Bahlil Formatur Tunggal
Airlangga Minta Pengurus...
Airlangga Minta Pengurus dan Senior Golkar Terus Jaga Kekompakan
Jokowi Kenakan Kemeja...
Jokowi Kenakan Kemeja Kuning Hadiri Munas XI Golkar, Sinyal Jadi Ketua Dewan Pembina?
Ketum DMDI Indonesia...
Ketum DMDI Indonesia Dukung Bahlil Lahadalia Pimpin Golkar
Berita Terkini
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
21 menit yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
2 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
5 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
7 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
13 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved