SOP Layanan KRL Commuter Line Dinilai Belum Ramah Disabilitas

Jum'at, 29 November 2019 - 16:37 WIB
SOP Layanan KRL Commuter...
SOP Layanan KRL Commuter Line Dinilai Belum Ramah Disabilitas
A A A
JAKARTA - Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai adanya kesalahan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam layanan KRL Commuter Line bagi penyandang disabilitas terkait kejadian yang menimpa Fazlur Rahman alias Alun. Alun merupakan disabilitas netra yang terjatuh dari peron Stasiun Cikini pada 17 November 2019.

Alun saat itu tidak mendapatkan panduan yang cukup dari petugas yang mendampingi saat naik ke KRL, sehingga menyebabkan ia terperosok diantara peron dan pintu kereta. Bahkan sampai masuk setengah badan sampai rel dengan permukaan yang sangat tinggi.

Ha ini menyebabkan Alun mengalami luka lebam, sakit di persendian. Bahkan Alun menyatakan shock berat, hilang kesadaran dengan peristiwa yang begitu cepat itu. (Baca juga: Tunanetra Nyaris Tewas di Stasiun Cikini, Kemenhub Bakal Evaluasi PT KCI)

"Sayangnya pascaperistiwa, petugas tidak menanyakan kondisinya, namun langsung memasukkan dalam kereta. Petugas tidak menawarkan layanan pengobatan dan penanganan traumatik oleh medis kereta api (mediska). Alun langsung dinaikkan ke atas kereta dengan kondisi luka dan ‘seakan dipaksa’ melanjutkan perjalanan dalam kondisi yang shock," kata Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution, Jumat (29/11/2019).

Kondisi tersebut menyebabkan Alun memberi masukan dan rekomendasi perubahan kepada PT KCI pada pertemuan 25 November 2019 di Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Namun sayangnya penyampaian petugas yang menyampaikan peristiwa terjadi karena Alun terburu-buru, telah membuat kecewa yang lebih dalam. (Baca juga: Penumpang Nyaris Terlindas, YLKI Nilai PT KCI Belum Ramah untuk Disabilitas)

Atas peristiwa tersebut Alun merasa diremehkan dan menuntut bertemu regulator dan yang berwenang. Alun juga merasa kecewa dengan rilis PT KCI di media yang dianggap bukan kejadian sebenarnya, sehingga membutuhkan forum klarifikasi.

"Dari tiga hal ini kami melihat perlu adanya upaya untuk mengevaluasi regulasi dan SOP yang ada di PT KCI terkait layanan bagi pengguna disabilitas. Di sisi lain Kementerian Perhubungan sebagai regulator penting segera melakukan mediasi, guna evaluasi terhadap PT KCI dan operator kendaraan umum lainnya dalam hal pelaksanaan Permenhub Nomor 98/2017 dengan mengundang FR dan pendamping," tuturnya.

Pihaknya meminta agar kejadian Alun ini menjadi momen untuk memperbaiki layanan PT KCI bagi pengguna disabilitas sebagai bagian perlindungan, pemenuhan, dan penghormatan hak hak penyandang disabilitas. . (Baca: Jatuh di Antara Peron dan Pintu KRL, Penyandang Disabilitas Nyaris Tewas)

"Agar kejadian tersebut tidak terulang, juga menjadi bagian komitmen dan semangat bersama dalam melakukan edukasi yang lebih luas jelang Hari Disabilitas Internasional 3 Desember tentang kesetaraan dan pengarusutamaan hak hak disabilitas," tegasnya.

"Komitmen itu harus dipastikan ada pada setiap operator kendaraan umum, termasuk PT KCI. Komitmen dibuktikan dengan adanya regulasi dan SOP yang sensitif terhadap disabilitas," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Perjalanan KRL Commuter...
Perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal
Perbaikan Rel Selesai,...
Perbaikan Rel Selesai, Perjalanan Commuter Line Manggarai-Tanah Abang Kembali Normal
Begini Penanganan Keadaan...
Begini Penanganan Keadaan Darurat di Kereta Api dan Stasiun
Jelang Salat Terawih...
Jelang Salat Terawih Perdana Malam Ini, Begini Penampakan di KRL Commuter Line
Kecelakaan KA Turangga...
Kecelakaan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya, KAI Minta Maaf
Penumpang KRL saat Lebaran...
Penumpang KRL saat Lebaran Adalah Pengguna Musiman
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
1 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
2 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
2 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
4 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
5 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
6 jam yang lalu
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved