Dinkes DKI Beri Bantuan kepada Panggah Penderita Pengeriputan Otak

Rabu, 27 November 2019 - 11:40 WIB
Dinkes DKI Beri Bantuan...
Dinkes DKI Beri Bantuan kepada Panggah Penderita Pengeriputan Otak
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah memberikan pengobatan gratis kepada Panggah (14) seorang bocah yang menderita penyakit pengeriputan otak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, Panggah mengalami masalah kesehatan yang membuat gangguan pencernaan, sehingga kesulitan untuk menerima asupan makan."Panggah tidak bisa makan seperti pada umumnya melalui mulut. Sehingga, kami lakukan tindakan dengan menggunakan selang Nasogastrik Tube atau NGT," kata Widyastuti kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Selain memberikan pengobatan gratis, lanjut Widyastuti, Dinkes juga melakukan edukasi kepada keluarga terkait cara memberikan asupan makanan dan minuman kepada Panggah yang sulit menelan."Kita berikan pendampingan dan mengajarkan kepada keluarga bagaimana cara merawatnya karena Panggah tidur berbaring, kemudian memeriksa anak, menimbang, memilah jenis makanan apa yang paling tepat dengan kondisi Panggah," ujarnya.

Widyastuti menuturkan, Dinkes telah berusaha untuk membujuk pihak keluarga supaya Panggah dapat dirawat di Rumah Sakit. Namun usaha tersebut mendapat penolakan dari sang ibu yang memilih untuk merawat anak bungsunya di rumah saja. (Baca: Terganjal Ekonomi, Penderita Pengeriputan Otak di Pasar Minggu Butuh Uluran Tangan)

Karena mendapat penolakan, pihak Dinkes DKI Jakarta mempersiapkan rencana tindak lanjut dengan melakukan perawatan medik masyarakat oleh keluarga dengan melibatkan petugas ahli gizi untuk mengevaluasi perkembangan serta membersihkan luka yang diderita Panggah.

"Saya sudah menyiapkan tim secara terjadwal koordinasi antara RT/RW setempat dengan tim puskesmas dan jajaran Dinkes bersama keluarga untuk penjadwalan kunjungan, kita berharap sekiranya tetap harus dirujuk ke rumah sakit tentunya kami edukasi lagi supaya mau dirawat di rumah sakit," tuturnya.

Widyastuti mengungkapkan, upaya yang dilakukan semata-mata merupakan tugas dan kewajiban Dinkes DKI Jakarta sebagai utusan Pemprov dalam rangka memberika pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan."Kami hadir sebagai wakil pemerintah dalam memberikan pengobatan dan pendampingan secara gratis kepada Panggah, untuk itu kami akan terus memantau kondisi kesehatan Panggah," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
UU Omnibus Kesehatan:...
UU Omnibus Kesehatan: Terdiagnosa Cacat Kongenital
Sisi Buram Pelayanan...
Sisi Buram Pelayanan Kesehatan Masyarakat Tanpa Mandatory Spending
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Peduli Kesehatan Masyarakat Suku Baduy
Rekonstruksi Sistem...
Rekonstruksi Sistem Kesehatan: Menanti Perdebatan Capres dan Cawapres 2024
Upaya Bumame Dekatkan...
Upaya Bumame Dekatkan Layanan Kesehatan dengan Keseharian Masyarakat
Menghadirkan Gagasan...
Menghadirkan Gagasan Keadilan Kesehatan dalam Perdebatan Pilpres 2024
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
8 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
12 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
12 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved