Jelang Pilkada 2020 Bupati Bima Daftar di Beberapa Partai, ASN Harap Netralitas

Selasa, 19 November 2019 - 21:49 WIB
Jelang Pilkada 2020...
Jelang Pilkada 2020 Bupati Bima Daftar di Beberapa Partai, ASN Harap Netralitas
A A A
BIMA - Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Pilkada tahun 2020, Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri (IDP), siap kembali bertarung dalam ajang pesta demokrasi yang dilakukan secara serentak di beberapa wilayah di Indonesia. Sebagai bentuk keseriusannya untuk ikut di periode ke dua, Bupati Bima tengah mendaftarkan diri di sejumlah partai politik dan menggelar konsolidasi maksimal dengan sejumlah tim pemenangan.

"Saat ini saya sedang mendaftar di beberapa partai yakni Partai Gerindra, Nasdem, PBB, PKB dan Golkar akan kami lakukan pendaftarannya pada Rabu (20/11/2019) besok," kata IDP panggilan akrab Indah Dhamayanti Putri saat dikonfirmasi pada Selasa (19/11/2019).

Meski juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bima, IDP tetap melakukan langkah sesuai prosedur, mendaftarkan diri di partai yang di pimpinnya tersebut.

Dijelaskannya, bahwa Partai Golkar saat ini telah menerima siapa pun Bacabup dan Bacawabup yang mendaftar pasca di louncing pendaftaran beberapa hari lalu.

"Yang pasti Partai Golkar akan membuka semua pendaftaran bagi Bacabup dan Bacawabup, meski yang diutamakan adalah kader sendiri. Dan semuanya itu akan ditentukan pula pada hasil survei internal," jelasnya.

Ditanya masalah prosentase kemenangan pada Pilkada tahun 2020, IDP tak bisa takabur untuk menjawabnya. Menurutnya, saat ini hanya bisa ikutin proses yang telah ditentukan.

Semoga semuanya berjalan dengan baik dan diharapkan pada pemilukada kali ini tingkat partisipasi warga pemilih akan tinggi dibanding Pilkada sebelumnya.

Selain itu, menyikapi banyaknya ASN yang terjun langsung urusan politik, Bupati Bima juga mengimbau kepada seluruh pegawainya untuk tidak ikut terlibat dalam urusan politik dan lebih cenderung selalu fokus pada tempat pengabdiannya dalam melayani publik. Karena, hal tersebut bertentangan dengan aturan PKPU dan Undang Undang yang berkaitan langsung dengan pelarangan keterlibatan ASN dalam politik.

"Diharapkan pada ASN untuk selalu netralitas dan membaca dengan baik aturan PKPU dan UU yang berkaitan dengan keterlibatan ASN. Tidak menutup kemungkinan jika terlalu jauh terlibat urusan politik itu akan membahayakan diri mereka sendiri," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pasukan Bersenjata Lengkap...
Pasukan Bersenjata Lengkap di Bima Siap Amankan Unjuk Rasa Pasca Pilkada
Matrix Berada di Dalam...
Matrix Berada di Dalam Alam Bawah Sadar Satria
Bima S dalam Episode...
Bima S dalam Episode Air Terjun Mistis
Tuntut Kasus Wakil Wali...
Tuntut Kasus Wakil Wali Kota Bima Dituntaskan, 3 LSM Gempur Kantor Kejaksaan
Demokrat Bantah Beri...
Demokrat Bantah Beri Rekomendasi H Arifin Maju Pilkada Bima
Serial Animasi Bima...
Serial Animasi Bima S Season 2 Kembali dengan Cerita yang Lebih Seru
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
33 menit yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved