Sudah Diuji Coba, Proses Izin Bus Listrik Transjakarta Masih Panjang

Jum'at, 15 November 2019 - 09:27 WIB
Sudah Diuji Coba, Proses...
Sudah Diuji Coba, Proses Izin Bus Listrik Transjakarta Masih Panjang
A A A
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah menyelesaikan uji coba bus listrik terhitung sejak Mei 2019 hingga 28 Agustus 2019. Uji coba terakhir dilakukan di jalan raya dengan membawa 16 ton galon air sebagai simulasi mengangkut penumpang.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, dengan selesainya tahapan uji coba bus listrik, maka langkah selanjutnya adalah menunggu peran pemerintah pusat dan daerah untuk berkolaborasi dalam menentukan perizinan bus listrik.

"Sudah keluar rekomendasi dari Kementerian Perhubungan, sekarang menunggu izin di Kementerian Perindustrian, perlu ada izin TPT impor dan produksi, bagi dua merek (bus listrik Transjakarta). Setelah itu, baru kita bisa ke pihak kepolisian untuk buat STNK. Jadi, memang perjalanannya panjang. Saya ingin bus listrik jadi proyek strategis nasional supaya seluruh kementerian mendukung," kata Agung saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2019).

Sambil menunggu perizinan bus litrik yang tengah berlangsung, Agung meminta kepada pemerintah pusat agar mempersiapkan kebutuhan suku cadang bus listrik. Ha itu untuk memudahkan Transjakarta yang notabene akan memakai bus tersebut untuk keperluan transportasi massal.

"Ketersediaan manufaktur, supplier, apakah itu diproduksi di sini, apakah itu diimpor. Kedua, terkait agen pemegang merek harus siap, APM harus perusahaan lokal kompeten dan punya komitmen di bidang otomotif. Terakhir, soal ekosistem pendukung terkait suplai listrik dan energinya," tuturnya.

Menurut Agung, perhatian pemerintah terhadap perlengkapan pendukung bus listrik dapat menekan biaya operasional bus. Karena, halitu dapat berpengaruh pada besaran biaya tiket. (Baca juga: Hadiri Ajang Bus World Europe, Bos Transjakarta Lirik Bus Listrik Buatan Eropa )

"Biaya pembelian armada kan pasti lebih mahal. Kalau biaya operasional per kilometer belum bisa kita tetapkan, tapi biaya bisa lebih murah, tergantung tarif listrik dan lain-lain, itu bagian regulasi listrik," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dirut Transjakarta:...
Dirut Transjakarta: Naik Angkutan Umum Lebih Aman Daripada Nebeng Mobil Tetangga
3 Nostalgia Bus Kota...
3 Nostalgia Bus Kota di Jakarta, Kamu Pernah Coba di Era Mana?
Diduga Gelapkan Uang...
Diduga Gelapkan Uang Kontrak Kerja Rp14,2 Miliar, Pengurus Kopaja Dilaporkan Puluhan Anggotanya
Pembongkaran JPO di...
Pembongkaran JPO di Kawasan Thamrin, Rute Transjakarta Dimodifikasi
Dirut Transjakarta Target...
Dirut Transjakarta Target Layani 400 Juta Pelanggan di 2025
DTKJ Usul Kenaikan Tarif...
DTKJ Usul Kenaikan Tarif Transportasi Umum dan KRL, Dishub Cek Ombak di Medsos
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
9 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
9 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
9 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
10 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
11 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
11 jam yang lalu
Infografis
Catat! Ini 4 Rute Bus...
Catat! Ini 4 Rute Bus Transjakarta Ke PRJ 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved