Tewas saat Main Skuter, Keluarga Korban Minta Penabrak Dihukum Berat

Kamis, 14 November 2019 - 07:00 WIB
Tewas saat Main Skuter,...
Tewas saat Main Skuter, Keluarga Korban Minta Penabrak Dihukum Berat
A A A
JAKARTA - Keluarga Wisnu, korban tewas tertabrak mobil saat mengendarai sekuter listrik di kawasan Sudirman pada Minggu 10 November 2019 menginginkan pelaku dijerat dengan hukuman berat karena telah menyebakan nyawa Wisnu melayang.

Peristiwa tabrak lari tersebut memakan dua korban jiwa di antaranya Wisnu dan Ammar. Menerima kabar tersebut, ibu Wisnu,47, tidak terima jika ada tawaran untuk diselesaikan secara kekeluargaan. "Oh enggak, enggak mau. Gimana pun juga harus diproses (hukum)," kata Muhimah di rumahnya, Jalan Asrama Polri, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).

Muhimah menjelaskan, pelaku hingga saat ini terus menjalin komunikasi dan menawarkan damai dengan cara membayar semua biaya perawatan Wisnu sebelum menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mintohardjo.

"Pas mau dipindah ke ICU, disuruh bayar deposit dulu, pas mau bayar, ternyata udah dibayar Rp10 juta. Ternyata sama ibu pelaku," ungkap Muhimah. (Baca juga: Ditabrak Mobil, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas di Senayan)

Muhimah menggaris bawahi, dirinya maupun pihak keluarga korban tidak pernah meminta sepeser pun biaya ganti rugi atas perawatan di rumah sakit. "Kita gak pernah minta ya, dia tiba-tiba ngasih sendiri ya silakan," tuturnya.

Ayah Wisnu, Eddy Gunawan membenarkan ada upaya dari ibu pelaku untuk menawarkan jalur damai. Dia menceritakan sejak Wisnu dirawat di RS Mintohardjo, Jakarta Pusat, ibu pelaku beberapa kali datang menjenguk dan menyampaikan permintaan maaf.

"Dia datang, nanya kondisi anak saya, minta maaf, ya sudah saya terima, saya jelaskan. Tapi lebih jauh saya belum mau. Tunggu anak saya sadar," ujarnya.

Sampai Wisnu dimakamkan, keluarga pelaku juga datang ke acara pemakaman. Meski tidak ada tawaran langsung untuk berdamai, namun dia menilai keluarga pelaku ingin menawarkan kasus ini tak diselesaikan di jalur hukum. "Ya kita kan bisa lihat dari gelagatnya saja ya, tujuannya apa dia datang berkali-kali ke saya," katanya.

Sebelumnya, peristiwa tabrak lari tersebut viral di Instagram berkat unggahan akun koalisipejalankaki. Akun itu membagikan potongan gambar berisi cuitan dari akun Twitter @renimerdk soal adanya kejadian tersebut. (Baca juga: Tewas di Atas Skuter Listrik, Keluarga: Tak Ada Tanda Mobil Ngerem)

Koalisipejalankaki lantas mempertanyakan kejadian tersebut. Dia ingin mengonfirmasi kecelakaan itu. "Ada yang bisa konfirmasi kebenaran berita ini?Ada kronologi lengkapnya bagaimana? Hari apa? jam berapa? Di mana lokasi pastinya? Siapa saja korbannya?" tulis akun koalisipejalankaki, Rabu (13/11/2019).

Tak lama, akun itu mengunggah sebuah video tentang suasana seusai kejadian tersebut. Namun video tersebut tampak gelap dan tidak jelas gambarnya meski suara pengambil gambar menyatakan ada kejadian kecelakaan grabwheels.
(cip)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Tragis! Di Bali, Pria...
Tragis! Di Bali, Pria Tewas Dikeroyok Hanya Gara-gara Dituduh Curi Ayam
1 jam yang lalu
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
1 jam yang lalu
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
3 jam yang lalu
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
3 jam yang lalu
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved