Nilai Investasi Capai Rp53,8 Triliun dan Hadirkan 30.000 Lapangan Kerja

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 16:58 WIB
Nilai Investasi Capai...
Nilai Investasi Capai Rp53,8 Triliun dan Hadirkan 30.000 Lapangan Kerja
A A A
BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum menerapkan proactive government untuk mengakselerasi investasi. Artinya, Pemprov Jabar mengunjungi langsung investor potensial untuk berinvestasi di Tanah Pasundan.

Kunjungan Kerja Gubernur Jabar ke sejumlah negara beberapa lalu, seperti kunjungan ke Inggris dan Swedia pada 21 sampai 26 Juli 2019, menjadi bukti sahih. Hasil dari kunjungan tersebut, para investor potensial berkumpul dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2019 di Trans Luxury, Kota Bandung, Jumat (18/10/2019).

“WJIS adalah acara terbesar tahunan Pemprov Jabar. Yang pertama adalah hasil dari kunjungan saya dan tim Pemprov Jabar selama 12 untuk memonitor ke tempat-tempat lain adalah menghasilkan kepercayaan dan datangnya investor-investor ke Indonesia. Kalau Gubernur Jabar pergi (ke luar negeri), 70 persen untuk menarik investasi,” kata Emil dalam jumpa pers WJIS 2019.

Menurut Emil, ada 26 penandatangan kesepahaman (MoU) antara pihak-pihak yang akan melakukan pembangunan di Jabar. Nilai investasi dari 26 MoU tersebut mencapai Rp 53,8 triliun dengan jumlah lapangan pekerjaan menyentuh 30.000.

“Hari ini adalah eksekusi kesepahaman dengan nilai investasi Rp53,8 triliun. Jumlah lapangan kerja mengikuti nilai investasi itu. Kurang lebih 30.000 lapangan pekerjaan. Pekerjaan makin banyak dan gampang,” ucapnya.

WJIS 2019 'Accelerating Infrastructure Development through Innovative Investment' merupakan forum bagi Pemprov Jabar dan pelaku usaha serta investor. Acara tersebut hasil kerja sama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar serta KPw BI Jabar.

Sekira 250 peserta mulai dari para investor domestik dan asing, mitra sister province, kedutaan besar negara sahabat, asosiasi, pengelola kawasan industri, instansi penanaman modal, serta instansi terkait lainnya ikut serta dalam WJIS 2019.

“Acara ini diselenggarakan kerja sama dengan Bank Indonesia, karena BI sudah meneliti perekonomian kita, mayoritas harus distimulasi hadirnya investasi. Koordinasi investasi, koordinasi entrepreneurship bagi warga Jawa Barat, koordinasi subsidi sosial bagi warga menengah ke bawah,” kata Emil.

Iklim investasi di Jabar sendiri tergolong kondusif. Hal tersebut dapat dilihat dari realisasi dana investasi yang diperoleh. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada Semester I Tahun 2019, jumlah investasi yang direalisasikan di 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat sebesar Rp68,9 triliun.

Realisasi dana investasi tersebut meningkat Rp9,5 triliun dari tahun 2018 periode yang sama, yakni Rp58,1 triliun. Peningkatan itu berpengaruh pada penyerapan tenaga kerja yang meninggi. Jumlah penyerapan tenaga kerja dalam kurun yang sama mencapai 71.573 orang. Tidak heran apabila Jawa Barat menyabet penghargaan Platinum Provinsi Besar kategori Investasi dalam Indonesia Attractiveness Award (IAI) 2019.
(alf)
Berita Terkait
Jawab Tantangan Era...
Jawab Tantangan Era Digital, Kapabilitas Humas Pemerintahan di Jabar Ditingkatkan
69 Pelaku Perjalanan...
69 Pelaku Perjalanan di Kawasan Puncak Reaktif Rapid Test
Tujuh Donatur Sumbang...
Tujuh Donatur Sumbang Alat Medis dan Sembako untuk Jabar
PSBB Jabar Diperpanjang...
PSBB Jabar Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020
Ridwan Kamil Optimistis...
Ridwan Kamil Optimistis PSBB Jabar Tekan Persebaran COVID-19
Ridwan Kamil Tandatangani...
Ridwan Kamil Tandatangani Pergub PSBB Wilayah Jawa Barat
Berita Terkini
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
32 menit yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
43 menit yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
45 menit yang lalu
Ketum KBPP Polri: Demokrasi...
Ketum KBPP Polri: Demokrasi Harus Bermartabat, Stabilitas Nasional Harus Dijaga
56 menit yang lalu
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
1 jam yang lalu
Ini Tuntutan BEM SI...
Ini Tuntutan BEM SI Kerakyatan Jakarta saat Demo di Depan Gedung DPR
1 jam yang lalu
Infografis
Perbedaan Investasi...
Perbedaan Investasi Apple di Vietnam dan Indonesia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved