Kabut Asap Kembali Memapar Kota Jambi, ACT Bagikan Ribuan Masker

Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:37 WIB
Kabut Asap Kembali Memapar...
Kabut Asap Kembali Memapar Kota Jambi, ACT Bagikan Ribuan Masker
A A A
JAMBI - Kabut asap kembali memenuhi udara di Kota Jambi. Merespon kejadian ini, Aksi Cepat Tangap (ACT) Jambi meninjau kondisi kota, tepatnya di Jembatan Gentala Arasy. Tebalnya kabut asap membuat jarak pandang semakin dekat serta membuat mata perih.

"Kita lihat sendiri keadaan udara pagi ini juga sangat membuat kita sesak. Sepanjang Sungai Batang kabut asap sangat-sangat pekat. Bahkan sekitar jam 10 pagi tadi, cahaya matahari seperti belum masuk ke kota. Jarak pandang juga jadi sangat dekat," kata Husen Wijaya selaku Kepala Program ACT Jambi.

Menghadapi titik asap ini, tim ACT Jambi membagikan sejumlah masker kepada masyarakat. Sekitar 500 masker dibagikan untuk masyarakat yang beraktivitas di luar, salah satunya para pengendara yang berada di Simpang Jelutung, Kota Jambi.

"Untuk pagi ini kita sudah bagikan sekitar 500 masker. Kalau dari kemarin itu sudah sekitar 2.000 masker yang sudah kita bagikan kepada masyarakat sekitar yang sedang beraktivitas di luar rumah," ujar Husen.

Pemadaman titik api sebelumnya telah dilakukan oleh tim ACT Jambi pada saat kabut asap pertama datang, yakni pada 26 September hingga 8 Oktober 2019 lalu. Pemadaman titik api ini dilakukan bersama dengan relawan ACT yang didatangkan langsung dari Sumatra Barat. Namun kabut asap tak kunjung mereda.

Husen menjelaskan, mereka akan kembali meninjau titik api yang ada untuk memastikan kabut asap kali ini berasal dari titik yang sama dari lokasi sebelumnya. Husen berharap agar ACT dapat berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membuat rumah oksigen.

"Dalam waktu dekat kita akan melakukan survei kembali ke daerah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni Kumpeh, Muaro Jambi, dan kita akan pastikan kembali apakah titik api yang kemarin padam menyala kembali. Dan insyaallah kita akan berkoordinasi dengan dinas setempat untuk membuat Posko Rumah Oksigen yang akan kita dirikan di Kumpeh," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Luncurkan Sahabat UMI,...
Luncurkan Sahabat UMI, ACT Berdayakan Ibu-ibu Pelaku Usaha Mikro
Meredam Kerentanan Ekonomi...
Meredam Kerentanan Ekonomi di Masa Pembatasan Sosial
Krisis Akibat Covid,...
Krisis Akibat Covid, Arif Justru Raup Keuntungan Jutaan Rupiah
Bupati Takalar Lepas...
Bupati Takalar Lepas Kapal Ramadhan ACT Sulsel ke Pulau Lantang Peo
Influencer Makassar...
Influencer Makassar Grebek Kampung Kumuh Bagikan Pangan Gratis
Logo Baru ACT, Refleksi...
Logo Baru ACT, Refleksi Visi Lembaga untuk Peradaban Dunia yang Lebih Baik
Berita Terkini
Polisi Tangkap Peneror...
Polisi Tangkap Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel, Ini Identitasnya
58 menit yang lalu
Sengketa Berakhir, Warek...
Sengketa Berakhir, Warek II UIN Jakarta Resmi Buka MPLS SMA/SMK Triguna
1 jam yang lalu
Dilengkapi Berbagai...
Dilengkapi Berbagai Fasilitas, Gedung Sekolah Rakyat Siap Difungsikan untuk MPLS
1 jam yang lalu
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
2 jam yang lalu
Mobil Listrik Tetap...
Mobil Listrik Tetap Masuk Pajak Progresif? Ini Penjelasan Lengkapnya
2 jam yang lalu
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
2 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved