Aktivis Walhi Sumut Tewas dengan Tempurung Kepala Pecah

Senin, 07 Oktober 2019 - 14:45 WIB
Aktivis Walhi Sumut...
Aktivis Walhi Sumut Tewas dengan Tempurung Kepala Pecah
A A A
MEDAN - Anggota Tim Advokasi Hukum Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara Golfrid Siregar ditemukan terkapar dan tidak sadarkan diri dengan kondisi tempurung kepala pecah di Fly Over Simpang Pos, Medan, Sumatera Utara. Korban akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Minggu 6 Oktober 2019.

Kadep Advokasi Walhi Sumut Khairul Bukhari mengatakan, meninggalnya salah satu aktivis lingkungan Golfrid Siregar menimbulkan sejumlah pertanyaan dikarenakan berdasarkan kronologis kejadian banyak terdapat kejanggalan.

“Golfrid Siregar merupakan Tim Advokasi Hukum Walhi Sumut yang sering menangani sejumlah kasus kasus permasalahan lingkungan serta permasalahan hak asasi manusia di Sumatera Utara. Golfrid menghilang sejak 2 Oktober 2019 lalu dan kemudian ditemukan sudah terkapar dengan kondisi kepala pecah di Flyover Simpang Pos, Medan, Sumatera Utara/ pada 3 Oktober dini hari, “ kata dia, Senin (7/10/2019).

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati dikarenakan tidak memiliki identitas pihak rumah sakit merujuk korban ke Rumah Sakit Adam Malik dan pihak rumah sakit langsung melakukan tindakan operasi kepada korban.

“Namun dikarenakan kondisinya sangat kritis korban tidak dapat tertolong dan korban menghembuskan nafas terakhir pada Minggu, 6 Oktober 2019 lalu,” timpalnya.

Kasus kematian aktivis lingkungan ini, kata dia, menimbulkan pertanyaan dan kejanggalan dimata Walhi Sumut. Pasalnya berdasarkan kronologis kejadian jika disebutkan korban mengalami kecelakaan. Sementara itu sepeda motor korban hanya mengalami kerusakan ringan tidak hanya itu pakaian yang dikenakan korban juga tidak mengalami robek.

Sementara itu barang berharga milik korban seperti, cincin, dompet, tas dan laptop serta barang berharga lainnya raib dari lokasi kejadian akan tetapi sepeda motor korban masih ada di lokasi.

“Dari kondisi korban juga tidak ditemukan luka serius pada bagian kaki atau tangan namun di bagian kepala korban tempurung kepalanya pecah serta di bagian mata mengalami lebam,” timpalnya.

Walhi Sumut sendiri menduga ada praktik pencobaan pembunuhan dikarenakan Golfrid sendiri saat ini sedang menangani kasus terkait lingkungan hidup. “Walhi Sumut mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian rekan mereka ini,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Jadi Korban Kecelakaan...
Jadi Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Pemuda Sorong Justru Ditikam Kakaknya hingga Tewas
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
21 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
23 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
23 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
36 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
59 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved