Pemkot Bekasi Bakal Revisi Perda Rencana Detail Tata Ruang

Jum'at, 27 September 2019 - 05:09 WIB
Pemkot Bekasi Bakal...
Pemkot Bekasi Bakal Revisi Perda Rencana Detail Tata Ruang
A A A
BEKASI - Dinas Tata Ruang Kota Bekasi menilai Peraturan Daerah Kota Bekasi No 5/2016 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Tahun 2015-2035 sudah tidak relavan untuk acuan lagi. Sebab, saat ini ada lima proyek strategis nasional sejak beberapa tahun melintasi wilayah mitra DKI Jakarta tersebut.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Junaedi mengatakan, meskipun Perda RDTR tersebut diatur untuk 2015-2035 namun tiap lima tahun sekali bisa dievaluasi. Tergantung kondisi perkembangan wilayah kota tersebut.

"Perlu adanya pembahasan ulang terkait Perda RDTR, haru dirubah banyak proyek nasional yang berada di Bekasi," kata Junaedi pada Kamis, 26 September 2019 kemarin.

Kota Bekasi dilintasi proyek strategis nasional, ada LRT (light Rail Transit), ada KCIC (Kereta Cepat Indonesia-China), kereta listrik jalur ganda, jalan tol layang Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu), Japek Elevated dan Tol Jakpek II."Saat ini proyek itu masih berlangsung dan ada beberapa yang akan mulai beroperasi akhir tahun ini," ujarnya.

Junaedi menjelaskan, adanya proyek strategis nasional juga memiliki andil dalam pertumbuhan kota. Sebab, pertumbuhan infrastruktur, sosial dan ekonomi akan terjadi secara signifikan di sekitar wilayah yang secara langsung bersinggungan.
Misalnya, kata dia, di Kota Bekasi segera akan ada empat stasiun LRT. Di antaranya di Jatibening Baru, Cikunir 1, Cikunir 2 dan Bekasi Barat. Tentunya, dari segi infrastruktur dan ekonomi di dekat lokasi stasiun LRT akan berkembang pesat.

"Untuk itu, kami mendorong agar pemerintah segera mengevaluasi Perda RDTR yang baru pada 2020 mendatang," ujarnya.

Kabid Pengendalian Ruang Dinas Tata Ruang (Disatru) Kota Bekasi Ashari menambahkan, adanya perkembangan dan perubahan tata ruang di Kota Bekasi juga diduga mempengaruhi jumlah penduduk. Pada 2023 mendatang diperediksi jumlah penduduk Kota Bekasi akan mencapai 3,7 juta jiwa.
Penyebab pertumbuhan ini didominasi oleh arus urbanisasi. Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) saat ini jumlah penduduk Kota Bekasi sudah mencapai 3,2 juta jiwa.

Sedangkan, luas total wilayah yang ada hanya mencapai 210 kilometer persegi. artinya, tiap kilometer dihuni sekitar 16.500 penduduk."Pertumbuhanya sangat cepat akibat pembangunan masif," katanya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengungkapkan, pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Bekasi tentu menuntut pemerintah agar mampu menyediakan sarana dan prasarana untuk kehidupan masyarakat. Penataan permukiman serta utilitas serta pembangunan akses jalan supaya penyebaran penduduk merata harus dibarengi.

"Faktor bertambahnya jumlah penduduk memang didominasi oleh arus urbanisasi, sedangkan angka kelahiran hanya berkisar 2%. Kota Bekasi menjadi salah satu wilayah yang besar dengan percepatan ekonomi, pembangunan maupun jumlah penduduknya yang terus meningkat," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
4 menit yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
38 menit yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
1 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
1 jam yang lalu
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
1 jam yang lalu
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved