Wagub DKI Jatah PKS, Syakir Purnomo Sebut Cawagub Tidak Berubah

Minggu, 22 September 2019 - 22:30 WIB
Wagub DKI Jatah PKS,...
Wagub DKI Jatah PKS, Syakir Purnomo Sebut Cawagub Tidak Berubah
A A A
JAKARTA - PKS Jakarta memastikan kalau jatah kursi wakil gubernur DKI Jakarta sudah diserahkan Gerindra kepada PKS. Saat ini, calon wagub DKI yang diusulkan oleh PKS juga belum berubah.

Ketua DPW PKS Jakarta, Syakir Purnomo memastikan kursi Wagub DKI sampai 2022 mendatang tetap jatah PKS, walau nanti salah satu kandidat, Ahmad Syaikhu menjadi anggota DPR. Kata dia, bila hal itu terjadi, DPP PKS akan kembali menunjuk kadernya untuk mengisi kandidat Wagub DKI menggantikan Syaikhu.

"Seperti yang sudah pernah diungkapkan oleh Pak Prabowo (Ketum Partai Gerindra) dan Pak Fadli Zon (Wakil Ketum Partai Gerindra) bahwa Wagub DKI adalah hak PKS," ungkapnya dalam acara media gathering fraksi PKS DPRD DKI Jakarta dengan wartawan Balai Kota di Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu 21 September 2019 kemarin.

Syakir mengatakan bila Syaikhu lebih memilih menjadi anggota DPR, dia harus mengajukan surat pengunduran diri kepada DPP PKS. Apalagi jadwal pengambilan sumpah jabatan anggota DPR terpilih periode 2019-2024 tinggal beberapa hari lagi, pada 1 Oktober 2019 mendatang.

Bahkan saat ini, Ahmad Syaikhu tetap mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) sebagai persiapan menjadi anggota DPR periode 2019-2024. "Memang betul mengikuti Lemhanas (pendidikan) sebagai tahap menjadi anggota DPR, tapi beliau belum mengajukan surat pengunduran resmi kepada partai," ungkapnya.

Syakir menjelaskan, sebelum diusung menjadi kandidat calon Wagub DKI bersama Agung Yulianto, Syaikhu memang terdaftar menjadi calon legislatif DPR dengan daerah pemilihan (dapil) VII Jawa Barat. Dapil tersebut meliputi Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

“Perolehan suara beliau cukup tinggi di tiga kabupaten itu hampir mencapai 150.000 suara. Tapi jujur saja, kami juga belum mendapat informasi dari DPP mengenai kelanjutan status beliau, tapi kalau beliau minta mundur yah kami tentu menyetujuinya,” kata Syakir.

Menurut dia, partainya memiliki sejumlah pertimbangan memilih Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto menjadi kandidat Wagub DKI. Untuk Syaikhu, dianggap memiliki pengalaman di bidang pemerintahan karena pernah menjabat Wakil Wali Kota Bekasi (2013-2018), DPRD Provinsi Jawa Barat (2009-2013) dan anggota DPRD Kota Bekasi (2004-2009).

Sedangkan Agung Yulianto yang berlatar belakang sebagai pengusaha sukses dianggap mampu menjalin mitra dari berbagai kalangan. Untuk latar belakang pendidikannya juga sama dengan Syaikhu, Yulianto pernah bersekolah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan menjadi auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sementara di kepengurusan partai, mereka berdua memiliki jabatan yang cukup strategis. Ahmad Syaikhu menduduki Ketua DPW PKS Jawa Barat, sedangkan Agung Yulianto Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta.

Pernyataan Syakir ini sekaligus menjawab keraguan masyarakat mengenai kemampuan mereka sebagai pengganti Sandiaga Uno yang maju menjadi calon Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto pada April 2019 lalu. Kata dia, dua kandidat ini berkompeten menjadi Wagub DKI mendampingi Gubernur DKI Anies Baswedan sampai 2022 mendatang.

"Siapapun yang terpilih, mereka tentu ada tim yang bisa membantu pekerjaannya karena mereka bukan pahlawan Superman yang bisa bekerja sendirian," jelasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pelantikan Wagub DKI...
Pelantikan Wagub DKI Dihadiri 30 Orang, Sebelum Masuk Istana Rapid Test
Pesan Khusus Sandiaga...
Pesan Khusus Sandiaga Uno kepada Riza Patria Sebelum Dilantik Jadi Wagub DKI
Riza Patria Blak-blakan...
Riza Patria Blak-blakan soal Dinamika di Balik Pemilihan Wagub DKI
Riza Patria Curhat Soal...
Riza Patria Curhat Soal Kerjaan jadi Wagub dan Kolak Menu Wajib Buka Puasa
Kenakan Masker, Riza...
Kenakan Masker, Riza Patria Dilantik Presiden Jokowi sebagai Wagub DKI
Tinjau Kawasan Pulogadung,...
Tinjau Kawasan Pulogadung, Wagub: Di Sini Akan Dibangun RS dan Rusunawa
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
34 menit yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
7 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
9 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
10 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
10 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
11 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved