Ombudsman Masih Minim Informasi terkait Pemotongan Kabel Optik

Kamis, 19 September 2019 - 03:01 WIB
Ombudsman Masih Minim...
Ombudsman Masih Minim Informasi terkait Pemotongan Kabel Optik
A A A
JAKARTA - Ombudsman memanggail dinas-dinas terkait di Pemprov DKI Jakarta guna menggali informasi pemotongan kabel telekomunikasi serat optik yang diprotes Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel). Sejauh ini Ombudsman masih minim infirmasi terkait pemotongan kabel serat optik itu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jakarta Raya, Teguh Nugroho, mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi dari pihak penyedia, dalam hal ini Apjatel yang menyampaikan adanya kerugian yang diderita akibat pemotongan kabel telekomunikasi serat optik secara sepihak. Tak hanya itu, sejumlah konsumen dari berbagai kategori, baik dari umum, swasta dan instansi pemerintahan pun mendapatkan imbas, karena tidak dapat lagi mengakses internet.

"Sebetulnya Kami sudah ajukan undangan permintaan keterangan dari pihak terkait. Hari ini yang datang hanya Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta. Kami undang juga Dinas Bina Marga, Dinas Kominfotik, dan Dinas Cipta Karya, tapi alasan mereka tidak bisa hadir hari ini karena surat baru diterima. Jadi akan kami kirim undangan permintaan keterangan sekali lagi minggu depan," kata Teguh saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2019).

Teguh menuturkan, langkah ini diambil sebagai bentuk audiensi, dimana undangan Ombudsman bertujuan untuk menggali informasi dari kedua belah pihak. Namun apabila kedua belah pihak tak kunjung hadir pada undangan kedua, pihaknya dapat memanggil secara paksa.

"Sebenarnya mereka mengajukan permintaan untuk hadir dua jam molor dari waktu yang kami sampaikan, tapi kami ada agenda pemeriksaan yang lain, jadi kami alihkan ke hari lain," katanya.

Dinas Bina Marga sebelumnya menyebutkan, pemotongan kabel telekomunikasi serat optik dikarenakan proyek penataan trotoar di beberapa ruas jalan di DKI Jakarta. Adapun trotoar dari ruas jalan yang ditargetkan rampung pada akhir 2019, yakni Jalan Otto Iskandardinata sepanjang 2,5 km, dan Jalan Latumenten sepanjang 1,8 km.

Selanjutnya, Jalan Yos Sudarso sepanjang 1,8 km, Jalan Salemba Raya dan Cikini Raya sepanjang 4,5 km, Jalan Dr Satrio dan Kemang Raya sepanjang 3,5 km, Jalan Matraman Raya sepanjang 2,35 km, dan Jalan Pangeran Diponegoro sepanjang 2 km.
(thm)
Berita Terkait
Teknologi Ini Memungkinkan...
Teknologi Ini Memungkinkan Jalanan Kota Tak Perlu Sering Dibongkar
Jaga Estetika Kota,...
Jaga Estetika Kota, Jaringan Utilitas di Kawasan Mampang Diperbaiki
Pembangunan Utilitas...
Pembangunan Utilitas PDAM, Jalanan Ring Road Cengkareng Macet
Anies: Agustus 2021...
Anies: Agustus 2021 Jakarta Bebas Kabel Udara Semrawut
Teknologi MUT Tawarkan...
Teknologi MUT Tawarkan Solusi Fenomena Gali Jalan Berulang Kali
Atasi Kemacetan, Pemkot...
Atasi Kemacetan, Pemkot Tangsel Kebut Penataan Jalan, Kabel, hingga Drainase
Berita Terkini
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
20 menit yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
1 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
2 jam yang lalu
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
2 jam yang lalu
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved