Melirik Peluang Bisnis Karangan Bunga di Bumi Rafflesia

Rabu, 11 September 2019 - 22:02 WIB
Melirik Peluang Bisnis...
Melirik Peluang Bisnis Karangan Bunga di Bumi Rafflesia
A A A
BENGKULU - Peluang usaha karangan bunga di Provinsi Bengkulu mulai dilirik masyarakat. Menjamurnya para pelaku usaha di Bumi Rafflesia dalam satu tahun terakhir, menjadi bukti jika bisnis ini mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi para pelakunya.

"Iya, dalam satu tahun terakhir mulai menjamur, dulu bisa dihitung dengan jari, saat ini telah ratusan. Ini menjadi bukti jika bisnis ini sangat menjanjikan," ujar Marcofan (29), pemilik usaha Lotus Florist Bengkulu, Rabu (11/9/2019).

Marco mengatakan, telah memulai usaha sejak 2015 silam, saat ini karangan bunga telah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat diberbagai acara, baik di Kota Bengkulu dan 10 Kabupaten yang berada di wilayah setempat.

"Lain dengan dulu, kita harus promosi karena usaha ini masih belum memasyarakat. Butuh proses memang," ujar Marco, dilokasi usahanya Jalan Flamboyan Raya No 8 Kebun Kenanga, Ratu Agung Kota Bengkulu.

Marco mengaku, menjamurnya pendatang baru dalam bisnis ini menjadikan cambuk positif bagi dirinya untuk selalu meningkatkan kreasi dan pelayanan untuk kepuasan pelanggan. Disebutkannya, dengan 3 karyawan yang dimiliki pihaknya telah memiliki ketersediaan ratusan papan bunga untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

"Untuk papan kecil ukuran 2 kali 2,5 meter harga 350 ribu, sedangkan papan gandeng standart harga kami tetap 600 ribu. Dalam satu bulan mencapai ratusan papan yang keluar. Bisa hubungi kami di nomor 081977089898" sebut pemilik nama lengkap Marcovan Sunarto.
(nag)
Berita Terkait
Pengembangan Bisnis...
Pengembangan Bisnis Edutech Butuh Investasi dan Inovasi
4 Tips Investasi di...
4 Tips Investasi di Bisnis Makanan dan Minuman Agar Bertahan Lama
Puluhan Anggota Polisi...
Puluhan Anggota Polisi Jadi Korban Investasi Bodong
PLN Pastikan Dukung...
PLN Pastikan Dukung Investasi Sektor Bisnis dan Industri
Anak Buah Luhut Ungkap...
Anak Buah Luhut Ungkap Biang Kerok Investasi Apple di Indonesia Tak Berlanjut
Taspen Reformulasi Strategi...
Taspen Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
43 menit yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
45 menit yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
1 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
2 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
3 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved