Humanity Food Car Berbagi Makanan Gratis untuk Tukang Becak di Pasar Pagatan

Senin, 02 September 2019 - 19:53 WIB
Humanity Food Car Berbagi...
Humanity Food Car Berbagi Makanan Gratis untuk Tukang Becak di Pasar Pagatan
A A A
BATULICIN - Kekeringan tidak hanya menyebabkan kelangkaan air bersih tetapi juga menyeret bahaya laten lainnya seperti kelaparan. Semangat ini yang terus hadir pada tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sepanjang musim kemarau ini, ACT telah berkomitmen menyalurkan jutaan liter air bersih dan bantuan pangan untuk atasi kekeringan. Konsistensi kebaikan dermawan yang diamanahkan kepada MRI-ACT salah satunya terwujud pada program Humanity Food Car.

“Setiap pekan, para relawan tidak kenal lelah membagikan pangan berupa nasi bungkus dan beras kepada masyarakat prasejahtera. Kami menjembatani kebaikan para dermawan yang telah menitipkan amanahnya. Sebanyak 120 orang yang terdiri dari buruh dan tukang becak menikmati makan gratis dari program,” kata Ketua MRI Tanah Bumbu Anjar Sufangat saat mendistribusikan makanan siap santap.

Para tukang becak dan buruh yang berada di Pasar Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir tersebut pun hadir berbondong-bondong di Humanity Food Car. “Alhamdulillah pas banget untuk makan siang, terima kasih banyak ya,” kata Jauhari yang segera mengambil makanan dan duduk di atas becaknya. Para warga lainnya juga ikut mendekat dan melahap sajian makan gratis siang itu.

Dengan berbagai semangat kedermawanan masyarakat Indonesia, tim ACT di berbagai daerah terus memaksimalkan rantai kedermawanan ini.

“Senyuman telah hadir melalui sepiring hidangan makan siang. Ini adalah kebaikan yang harus terus diabadikan karena kelaparan dan kesengsaraan masih sering terjadi bahkan tak kenal libur,” ungkap Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin dalam pernyataan yang diterima SINDO Media, Senin (2/9/2019).

Di tempat terpisah, Direktur Social Distribution Program (SDP) ACT, Wahyu Novyan mengajak masyarakat untuk tidak abai pada kasus kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Indonesia. Menurut Wahyu, kekeringan bisa berdampak pula pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, bahkan hingga lost generation atau kehilangan generasi.

“Kalau seseorang sudah tidak punya air, maka dampak turunannya jadi berat. Dampaknya bisa ke air minum, kebutuhan makan, air bersih, kebutuhan untuk mandi, kebutuhan aktivitas, ibadah, dan lain-lain. Sebab itu, harus ada kesiapsiagaan yang terus dibangun semua pihak. ACT telah melakukan sejumlah aksi untuk meredam isu krisis air bersih dan berbagai dampak laten akibat kekeringan kali ini, ” kata Wahyu.

Pada umumnya, kemiskinan sebagai salah satu dampak dari bencana kekeringan, akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat seperti kriminalitas meningkat, angka kematian yang tinggi terutama gizi buruk, pengangguran hingga konflik di masyarakat.

Di sisi lain, penduduk terus bertumbuh secara eksponensial, yang tetap harus dipenuhi dengan penyediaan bahan pangan yang cukup dan hal tersebut sangat tergantung pada lahan yang dapat ditanami dan ketersediaan air yang cukup. Selain distribusi air bersih, sumur produktif dan layanan makan gratis, ACT juga melakukan sejumlah aksi pendamping yaitu pelayanan kesehatan.

Hingga kini, ACT mengajak semua masyarakat untuk bahu-membahu mengirimkan bantuan melalui aksi-aksi nyata di bit.ly/DermawanAtasiKekeringan.
(sms)
Berita Terkait
Luncurkan Sahabat UMI,...
Luncurkan Sahabat UMI, ACT Berdayakan Ibu-ibu Pelaku Usaha Mikro
Krisis Akibat Covid,...
Krisis Akibat Covid, Arif Justru Raup Keuntungan Jutaan Rupiah
Meredam Kerentanan Ekonomi...
Meredam Kerentanan Ekonomi di Masa Pembatasan Sosial
Bupati Takalar Lepas...
Bupati Takalar Lepas Kapal Ramadhan ACT Sulsel ke Pulau Lantang Peo
Kantor Pusat ACT Tutup...
Kantor Pusat ACT Tutup Sementara, Layanan Kemanusiaan dan Kurban Tetap Optimal
Begini Respon Masyarakat...
Begini Respon Masyarakat Saat ACT Hadirkan Kurban hingga Lintas Negara
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak APH Tindak Tegas Pelaku Main Hakim Sendiri di Tabanan dan Morowali
9 menit yang lalu
Buat Jakarta Lebih Adem,...
Buat Jakarta Lebih Adem, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca saat Kemarau Panjang
37 menit yang lalu
Hadapi El Nino dan Kemarau,...
Hadapi El Nino dan Kemarau, Prabowo Instruksikan BMKG Perkuat OMC-Pengisian Waduk
1 jam yang lalu
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
UMKM Perkebunan Naik...
UMKM Perkebunan Naik Kelas, BPDP Buka Jalan Menuju Pasar Global
2 jam yang lalu
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
2 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved