Soal Wagub DKI, Pengamat Nilai Masalah Ada di PKS dan Gerindra

Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:32 WIB
Soal Wagub DKI, Pengamat...
Soal Wagub DKI, Pengamat Nilai Masalah Ada di PKS dan Gerindra
A A A
JAKARTA - Mendekati pergantian anggota DPRD DKI Jakarta, hingga kini belum juga ditentukan Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Kondisi ini ditengarai adanya konflik internal antara partai pengusung yang tidak berkesudahan.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, lambatnya proses pemilihan Wagub DKI bukan disebabkan ulah anggota DPRD, melainkan ada permasalahan diinternal partai pengusung.

Jadi, lanjutnya, seandainya DPRD periode 2019-20124 sudah dilantik masalah ini tetap tidak akan selesai. Karena yang membuat lancar atau tidak sebenarnya bukan anggota DPRD lama atau baru tetapi belum dealnya antara Gerindra dengan PKS.

"Dulu deal. Sekarang no deal. Jadi pemilihan wagub terus berlarut-larut," ujar Ujang Komarudin saat dihubungi SINDOnews, Selasa, (13/8/2019). (Baca: Pemilihan Wagub DKI Akan Diserahkan ke Anggota DPRD DKI Periode 2019-2024 )

Ujang menuturkan, harus ada komunikasi intens kembali antara PKS dan Gerindra setelah Pilpres 2019 selesai. Karena sejatinya anggota DPRD dari partai lain posisinya hanya menunggu kesepakatan dari PKS dan Gerindra.

"Anggota DPRD dari PDIP, PSI atau pun partai lainnya itu sebenarnya menunggu langkah kongkrit PKS dengan Gerindra agar segera rujuk," katanya.

Sebelum Pilpres, lanjutnya, PKS dan Gerindra sepakat soal wagub pengganti Sandiaga Uno yang menjadi jatah PKS. Namun pasca Pilpres ketika Prabowo kalah, PKS dan Gerindra jadi cerai soal wagub DKI Jakarta. "Karena Gerindra pun bisa saja ingin ambil kursi wagub tersebut," ungkap Ujang. (Baca juga: DPRD DKI Enggan Bahas Wagub, Lebih Memilih Kunjungan ke Daerah )

Saat ini kedua nama kandidat Wagub DKI yang sudah disodorkan PKS belum juga ditetapkan oleh panitia pemilihan (Panlih). Jika ingin berjalan lancar maka PKS harus melakukan strategi gerilya ke Gerindra.

"Jadi sebelum melobi partai lain-lain. Yang terpenting bagi PKS adalah melobi dan deal dengan Gerindra," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pelantikan Wagub DKI...
Pelantikan Wagub DKI Dihadiri 30 Orang, Sebelum Masuk Istana Rapid Test
Pesan Khusus Sandiaga...
Pesan Khusus Sandiaga Uno kepada Riza Patria Sebelum Dilantik Jadi Wagub DKI
Riza Patria Blak-blakan...
Riza Patria Blak-blakan soal Dinamika di Balik Pemilihan Wagub DKI
Riza Patria Curhat Soal...
Riza Patria Curhat Soal Kerjaan jadi Wagub dan Kolak Menu Wajib Buka Puasa
Kenakan Masker, Riza...
Kenakan Masker, Riza Patria Dilantik Presiden Jokowi sebagai Wagub DKI
Tinjau Kawasan Pulogadung,...
Tinjau Kawasan Pulogadung, Wagub: Di Sini Akan Dibangun RS dan Rusunawa
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
7 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
8 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
8 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
9 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved