Pengungsi Korban Gempa Halmahera Selatan Kesulitan Air Bersih

Rabu, 17 Juli 2019 - 20:30 WIB
Pengungsi Korban Gempa...
Pengungsi Korban Gempa Halmahera Selatan Kesulitan Air Bersih
A A A
TERNATE - Korban gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) di Halmahera Selatan, Maluku Utara belum semuanya berani pulang ke rumah dan memilih tinggal di pengungsian.

Warga masih takut pulang karena rumah mereka mengalami rusak berat dan khawatir akan roboh jika terus menerus digoyang gempa susulan.

Didik Kurniyawan, ketua pos komando tanggap darurat Ternate Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama LazisMu mengatakan, pihaknya telah mengirimkan 4 orang tim asistensi untuk mendata info terkait kebutuhan dan potensi di lokasi bencana.

Hasilnya, kebutuhan pengungsi korban gempa Halmahera yang paling mendesak saat ini ialah makanan dan minuman, tempat pengungsian sementara, seperti terpal, alat mandi dan air bersih.
Pengungsi Korban Gempa Halmahera Selatan Kesulitan Air Bersih

Didik mengungkapkan, di salah satu desa, yaitu Desa Dowora, Tidore Timur, Kota Tidore tidak memiliki sumber air bersih utk dikonsumsi. Dalam kondisi normal mereka harus mengambil air di Halmahera, lantaran sumber air yang mereka miliki hanya air danau yang tidak layak dan sedikit payau.

Langkah pendataan sedikit mengalami kelambatan karena sulitnya akses menuju lokasi, seperti di Kec. Gane yang rata–rata merupakan wilayah pesisir dengan tingkat kerusakan yang bermacam–macam akibat gempa. Sehingga masih banyak jalan yang sulit untuk dijangkau “Karena lokasi bencana berbeda–beda tempat, ada yang di pulau ada yang di pesisir,” kata Didik dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.

Kesulitan mengakses lokasi terdampak gempa juga dirasakan tim asistensi. Pada Selasa 16 Juli 2019, tim asistensi menuju ke lokasi bencana harus memilih menggunakan transportasi laut.

Untuk menuju lokasi ada 3 pilihan jalur, yaitu jalur laut, udara, dan darat. “Karena letak geografis agak jauh jadi kami gunakan laut. Kalau darat bisa 12 jam, sedangkan laut hanya sekitar 8 jam,” ungkap Didik.
Pengungsi Korban Gempa Halmahera Selatan Kesulitan Air Bersih

Melihat kesulitan dalam pengaksesan jalan tersebut, maka MDMC Maluku Utara selain membuat pemetaan wilayah mereka juga mengupayakan SDM terkait relawan, tim medis, dan SAR untuk diturunkan ke lokasi gempa yang terjadi Selasa, 16 Juli 2019.

Mereka juga menghimpun dan mengkoordinasikan penggalangan dana dengan Ortom Muhammadiyah, Lembaga Pemerintah, seperti BDBD, mahasiswa dan warga setempat untuk ikut serta mebantu menggalang dana

“Bahkan siswa–siswa sekolah berbondong–bondong ikut menggalang dana. Kami gerakkan penggalangan dana banyak–banyak. Jika hasil asesment sudah ada dan memungkinkan kita untuk membuka pos pelayanan maka kami sudah siap,” tuturnya.
(shf)
Berita Terkait
Gempa 5 Magnitudo Guncang...
Gempa 5 Magnitudo Guncang Halmahera Selatan
Gempa M5,0 Guncang Halmahera,...
Gempa M5,0 Guncang Halmahera, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Gempa Dangkal Magnitudo...
Gempa Dangkal Magnitudo 3,8 Guncang Halmahera Selatan
Gempa Magnitudo 4,8...
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Halmahera Selatan Maluku Utara
Gempa Magnitudo 2,9...
Gempa Magnitudo 2,9 Guncang Halmahera Selatan Maluku Utara
Gempa Magnitudo 5,0...
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Halmahera Selatan
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
11 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
41 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved