Ribuan Pemuda Lintas Komunitas di Ciamis Tolak People Power

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:04 WIB
Ribuan Pemuda Lintas...
Ribuan Pemuda Lintas Komunitas di Ciamis Tolak People Power
A A A
JAKARTA - Ribuan pemuda dari puluhan komunitas di Kabupaten Ciamis dan Pangandaran melakukan deklarasi untuk Ciamis yang tetap damai dan kondusif. Mereka terdiri dari pemusik jalanan, pecinta tato, suporter dari komunitas Balad Galuh, komunitas motor seperti Moonraker, GBR, XTC, dan Brigez yang berdeklarasi pada Sabtu 18 Mei 2019.

Giak, inisiator kegiatan menerangkan, kegiatan ini sengaja digelar dengan tujuan untuk menjaga tali persaudaraan antar komunitas di Kabupaten Ciamis.
Menurut dia, pada dasarnya Ciamis hingga saat ini dalam kondisi yang kondusif tanpa ada perpecahan.

"Pada acara hari ini kami nyatakan bahwa kami pun bisa menjaga kondusifitas, terutama kenyamanan, keamanan Kabupaten Ciamis tercinta ini," katanya.

Lebih dari itu, para komunitas ini mengaku siap dalam membantu pemerintah atau aparat keamanan, khususnya dari Polres Ciamis Polda Jawa Barat hingga TNI dalam menjaga kondusifitas wilayah.

"Bisa disaksikan oleh pemerintah dan kepolisian, bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban kami pun siap," kata Giak.

Sementara itu, terkait isu gerakan people power atau kedaulatan rakyat, dengan tegas mereka tolak. Para komunitas di Ciamis tersebut memilih menjaga kampung halamannya, daripada ikut-ikutan rencana aksi di Jakarta.

Seruan jaga kondisifitas Ciamis dan tolak people power juga dilontarkan Rektor Univeritas Galuh (Unigal) Yat Rospia Brata. Yat meminta masyarakat dewasa dalam menyikapi isu-isu yang berkembang. Khususnya terkait isu dan situasi politik yang terus menggelinding bebas belakangan ini, seperti soal People Power atau gerakan kedaulatan.

"Kita harus lebih dewasa menyikapinya. Tetap jaga kondusifitas agar Indonesia, khususnya Kabupaten Ciamis tetap dingin dan damai," katanya.

Yat menambahkan, pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang digelar pada 17 April 2019, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) ataupun Pemilihan Presiden (Pilpres), dilindungi dan dilaksanakan sesuai undang-undang.

"Kita jangan terpancing isu-isu soal people power yang saat ini sedang santer. Nantinya bisa berakibat kondisi tidak aman," tuturnya.

Dia berharap masyarakat bersabar menunggu hasil keputusan dari KPU yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2019. Apalagi saat Bulan Suci Ramadhan ini, Yat mengajak masyarakat memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Saya tidak berpihak ke kubu 01 atau 02, yang terpenting saat ini kita harus menjadi pendingin bagi masyarakat. Ini untuk menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing, demi persatuan dan kesatuan NKRI," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Lumbung Suara PDIP di...
Lumbung Suara PDIP di Jakarta pada Pemilu 2019, Paling Banyak di Dapil 10
Mengenal Profil Partai...
Mengenal Profil Partai Gelora, dari Sejarah, Struktur, Asas hingga Jatidiri
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
7 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
9 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
9 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
22 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
45 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved