Revitalisasi Empat Pasar Tradisional Tua di Bekasi Terancam Molor

Rabu, 15 Mei 2019 - 23:36 WIB
Revitalisasi Empat Pasar...
Revitalisasi Empat Pasar Tradisional Tua di Bekasi Terancam Molor
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendesak legislatif untuk segera mengeluarkan rekomendasi revitalisasi empat pasar tradisional. Desakan itu lantaran pemerintah sudah mengirimkan surat permohonan rekomendasi kepada DPRD Kota Bekasi sejak Januari 2019 lalu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) Kota Bekasi, Makbullah mengatakan, belum keluarnya rekomendasi tersebut mengancam pembangunan empat pasar tradisional menjadi molor."Kita masih menunggu hingga kini, tapi rekomendasi dari dewan belum keluar hingga kini," kata Makbullah pada Rabu (15/5/2019).

Padahal, kata dia, revitalisasi pasar tradisional itu secepatnya harus dilakukan. Adapun, empat pasar itu di antaranya, Pasar Jatiasih, Pasar Bantar Gebang, Pasar Medan Satria dan Pasar Kranji.

Makbullah menuturkan, alasan yang paling mendasar melakukan revitalisasi karena usia masing-masing pasar sudah terlampau tua. Dia mencatat rata-rata pendirian bangunan itu dilakukan pada tahun 1986. Dari tahun itu belum ada empat pasar yang direvitaliasi.

Menurut dia, empat pasar itu menjadi sasaran revitalisasi pemerintah daerah tahun 2019. Setelah usulan itu disetujui oleh dewan, maka pemerintah akan melakukan kerja sama dengan pihak swasta yang nanti akan membangunnya.

"Setelah rekomendasi dikeluarkan, maka nantinya akan dibahas dalam perjanjian kerja sama. Biasanya 60% pengelola dan 40% pemerintah daerah," ujarnya.

Rencananya, investasi di setiap satu pasar itu bernilai ratusan miliar. Seperti Pasar Kranji Rp144 miliar, Pasar Jatiasih Rp44 miliar, Pasar Bantar Gebang Rp42 miliar dan Pasar Family Medan Satria Rp17 miliar.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Ronny Hermawan mengatakan, bila surat itu sudah disampaikan sejak Januari 2019 lalu, seharusnya sudah dibentuk panitia khusus (pansus) atas usulan tersebut."Sampai sekarang enggak ada pansus yang membahas soal pasar. Kalau pun dokumennya masuk, sudah pasti pansus akan langsung dibentuk," katanya.

Ronny menuturkan, usulan tersebut memang harus dipansuskan karena menyangkut kepentingan orang banyak terutama padagang dan pihak ketiga yang berencana membangun pasar tersebut. Nantinya, di dalam pansus legislator akan menghadirkan para pedagang maupun pihak ketiga untuk menanyakan rencana revitalisasi pasar.

Tidak hanya itu, pansus mengenai pasar juga harus dibentuk karena menyangkut persoalan aset, yakni gedung pasar yang selama ini di bawah kendali pemerintah daerah. Aset kepemilikan gedung pasar harus dihapus terlebih dahulu, setelah itu pihak ketiga akan membangun gedung baru.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
50 menit yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
54 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
1 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
2 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
4 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved