Rapat Rekapitulasi Pemilu di KPU Kota Pekalongan Diwarnai Protes

Jum'at, 03 Mei 2019 - 20:45 WIB
Rapat Rekapitulasi Pemilu...
Rapat Rekapitulasi Pemilu di KPU Kota Pekalongan Diwarnai Protes
A A A
PEKALONGAN - Rapat rekapitulasi Pemilu 2019 di KPU Kota Pekalongan berlangsung tegang dan memanas, Jumat (3/4/2019) siang. Sejumlah saksi dan Bawaslu melayangkan protes. Hal ini karena salah penulisan di kertas dan ada salah hitung salah satu TPS sehingga harus dihitung ulang di KPU.

Awalnya rapat berjalan biasa dan normal, sejumlah peserta, saksi juga Bawaslu menyimak dengan seksama. Namun saat menghitung perolehan suara Capres di PPK Pekalongan Barat, petugas penulis dari KPU melakukan kesalahan tulisan. Tulisan ditumpuk dan menjadi tidak jelas, hal ini kemudian diprotes bawaslu juga saksi capres .

Suasana sempat tegang dan memanas sempat terjadi perdebatan antara KPU dengan Bawaslu serta saksi dari Capres 02. Kemudian disepakati untuk diganti kertas baru dan petugas pencatat juga diganti, karena diangap tidak sesuai prosedur dan bisa salah tafsir.

Sugiharto, Ketua Bawaslu Kota Pekalongan menyebutkan adanya selisih penjumlahan satu suara, di tingkat TPS karena ada selisih perhitungan. "Kami dari Bawaslu Kota Pekalongan menemukan ada salah data, di TPS 27 Kelurahan Podosugih surat suara Pilpres yang digunakan 213 namun dalam kotak surat suara ada 214," jelas Sugiharto.

Disebutkan, rapat rekapitulasi ada kekeliruan sehingga harus diganti dan dibetulkan. Sedangkan untuk selih perhitungan, Bawaslu kemudian merekomendasikan hitung ulang. "Setelah dilakukan hitung ulang, ternyata memang ditemukan selisih. Sesuai aturan, maka temuan ini kemudian dicatat dalam formulir db 2 karena ada kejadian khusus," jelas Sugiharto.

Agus Wibowo, saksi Capres 02 menyebutkan, KPU Kota Pekalongan dianggap kurang hati-hati dan ceroboh. "Kami menemukan banyak kekeliruan, KPU agar dalam rekap bisa teliti dan tidak tergesa-gesa sehingga bisa selasai dengan baik tanpa ada komplain seperti sekarang ini," jelas Agus.

Sementara Rahmi Rosyada, Ketua KPU Kota Pekalongan menyebutkan, rekapitulasi pemilu ini dilakukan selama sehari sampai selesai. "Pada rapat Rekapitulasi ini ada keleiruan menulis sehingga harus diganti. Adanya rekomendasi dari Bawaslu untuk hitung ulang, juga langsung melaksanakan," jelas Rahmi.
(nag)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
1 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
1 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
2 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
2 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
4 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved