6.000 Brimob Nusantara Siaga, Kapolda Metro: Kami All Out Jaga Ibu Kota

Jum'at, 26 April 2019 - 19:19 WIB
6.000 Brimob Nusantara...
6.000 Brimob Nusantara Siaga, Kapolda Metro: Kami All Out Jaga Ibu Kota
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Edi Pramono memastikan kepolisian siap all out menjaga keamanan Ibu Kota jelang penetapan penghitungan suara pemilu tingkat nasional 22 Mei 2019 mendatang. Brimob nusantara sebanyak 6.000 personel telah disiagakan untuk menjaga keamanan Jakarta.

Jumlah itu masih memungkinkan bertambah, tergantung kondisi keamanan di Ibu Kota. Apabila ada ancaman kian serius mengganggu konstitusi, Kapolda memastikan akan mengerahkan kekuatan penuh. (Baca juga: Anggota Brimob Daerah Dikirim ke Jakarta, Polda Metro: Kami Kekurangan Personel)

“Penggunaan personel ini, kita lihat dari potensi kerawanannnya. Kalau kerawanannya kecil, tentu jumlah personelnya tidak banyak. Kalau jumlah kerawanannya spektrumnya dapat menganggu situasi keamanan, kita akan pertebal kekuatan kita,” ujar Kapolda di Komplek Unilever, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (26/4/2019).

Dalam menjaga Jakarta, kata Gatot, Polda Metro Jaya mendapat bantuan dari Mabes Polri dan jajaran TNI. Karenanya, apel kesiapsiagaan dan konsulidasi telah dilakukan di kawasan JCC Kemayoran, Jakarta Pusat. Cara ini untuk menghadapi ancaman.

Dalam apel itu, pengecekan dilakukan menyeluruh, mulai dari jumlah personel, peralatan, hingga kendaraan taktis. Proses ini akan terus dilakukan hingga akhir penetapan pemenang Pemilu 22 Mei 2019 mendatang. (Baca juga: Polda Metro dan Kodam Jaya Siapkan Diri Amankan Penetapan Hasil Pemilu)

Pihaknya juga terus menganalisa potensi gangguan, mulai dari skala ringan dengan pasukan minimal hingga kekuatan penuh apabila ancaman kian serius. “Kalau dia (gangguan) mulai naik lagi, kita pertebal (Kekuatan). Kalau naik lagi kita akan all out dengan sejumlah kekuatan kita yang ada, baik itu personel atau kekuatan kita yang ada,” sebut Gatot.

Hingga kini Kapolda memastikan suasana Jakarta masih kondusif. Masyarakat dapat beraktivitas normal dan tidak anarkis. Sekalipun dalam beberapa waktu ada yang demonstrasi di KPU maupun Bawaslu, tapi hal itu masih dianggap wajar karena menyampaikan aspirasi dilindungi undang-undang. “Hanya, kami mengimbau kegiatan itu dilaksanakan sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Terkait ancaman people power yang rencananya dilakukan oleh kelompok tertentu, Kapolda mengatakan dari analisis anggota di lapangan hal itu belum terlihat. Meski demikian, pihaknya masih melakukan deteksi dini demi terciptanya suasana yang kondusif. Ia mengimbau seluruh masyarakat menahan diri.

”Sekarang sudah selesai (pencoblosan), hilangkan perbedaan itu, kita bersatu kembali. Kalau nanti ada temuan-temuan berupa kekurangan dalam pemilu, ikutilah mekanisme komplain yang ada. Kita kan punya Bawaslu, DKPP, MK, lakukan sesuai aturan itu,” ucap Kapolda.

Apabila nantinya ada pihak-pihak yang melakukan tindakan di luar konstitusi, Gatot memastikan segala tindakan inkonstitusional akan ditindak tegas. Ia mengacu hal itu berdasarkan undang undang dan aturan yang dipegang. “Bila itu terjadi, kita tentu harus mengambil langkah langkah tegas. Dalam artian ketentuan-ketentuan yang kita miliki,” pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Usai Penetapan Hasil...
Usai Penetapan Hasil Pemilu 2024, Polda Metro Pastikan Jakarta Aman Terkendali
Terbukti Secara Scientific,...
Terbukti Secara Scientific, Pembunuhan dan Mutilasi Angela Dilakukan 2019
Ditlantas Polda Metro...
Ditlantas Polda Metro Aktifkan Ganjil Genap Sesuai Aturan Pergub 2019
919 Orang Ikuti Apel...
919 Orang Ikuti Apel PAM Swakarsa Jaga Kamtibmas Pemilu 2024 di Polda Metro Jaya
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
7 jam yang lalu
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
8 jam yang lalu
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
9 jam yang lalu
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
11 jam yang lalu
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
11 jam yang lalu
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
11 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved