Pulang Usai Rapat Pleno, Ketua KPPS di Bogor Tewas Kecelakaan

Rabu, 24 April 2019 - 09:38 WIB
Pulang Usai Rapat Pleno,...
Pulang Usai Rapat Pleno, Ketua KPPS di Bogor Tewas Kecelakaan
A A A
BOGOR - Neneng Jamilah (30), Ketua Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) 16, Desa Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor meninggal dunia usai mengikuti rapat pleno penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Selasa (23/04) malam.

Informasi dihimpun menyebutkan, kali ini korban meninggal bukan karena kelelahan, melainkan kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Cemplang, tepatnya Depan Pabrik Triplek Cemplang, Desa Cemplang, Cibungbulang Kabupaten Bogor.

"Iya betul, peristiwanya pukul 18.15 WIB, saat itu korban yang diketahui sebagai warga Kampung Sinarjaya RT 09/05, Desa Galuga, Cibugbulang, Kabupaten Bogor baru pulang dari rapat pleno terbuka di PPK Cibungbulang," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Muhammad Fadli Amri, Rabu (24/04/2019).

Ia menambahkan, korban pulang menggunakan sepeda motor Honda Fino warna merah F 5645 FJ di bonceng Popon (27), keponakannya. "Berdasarkan keterangan saksi dan korban luka, setibanya di Jalan Raya Cemplang tepatnya depan pabrik triplek tiba-tiba ada sepeda motor nyalip dari belakang. Karena kaget, Popon mengerem secara mendadak, selanjutnya sepeda motor dan penumpangnya terjatuh kesamping kiri," jelasnya.

Tak lama kemudian, warga yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung menolong keduanya dan dibawa ke klinik Bhakti Rahayu Galuga. "Karena korban lukanya dalam (luka sobek pada jari-jari kaki sebelah kiri) dan banyak mengeluarkan darah kemudian di rujuk ke RSUD Leuwiliang, kurang lebih 30 menit di ruang UGD korban meninggal dunia dan belum sempat mendapatkan penanganan medis," katanya.

Sementara Popon, hanya mengalami luka sobek di jari kaki kirinya dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Leuwiliang.

Diberitakan sebelumnya, lima hari paska pemungutan suara, sedikitnya lima petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) di Kota dan Kabupaten Bogor meninggal dunia usai penghitungan suara.

Empat di antaranya di Kabupaten Bogor yang terdiri dari tiga petugas KPPS dan satu pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sedangkan di Kota Bogor hanya dua petugas KPPS, yang sebagian besar meninggal karena kelelahan usai menyelenggarakan Pemilu 2019.
(nag)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Dibandingkan 2019, Operasi...
Dibandingkan 2019, Operasi Patuh 2020 Mampu Turunkan Laka Lantas
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
1 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
2 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
2 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
8 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
9 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
11 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved