KPU Kurangi Kertas Suara, Ratusan Pasien RSHS Tak Bisa Nyoblos

Rabu, 17 April 2019 - 22:11 WIB
KPU Kurangi Kertas Suara,...
KPU Kurangi Kertas Suara, Ratusan Pasien RSHS Tak Bisa Nyoblos
A A A
BANDUNG - Akibat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung mengurangi jumlah kertas suara, ratusan pasien Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung tidak bisa mencoblos pada Pemilu 2019.

Awalnya, dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di RSHS bakal mendapat 1.000 kartas suara. Namun malam menjelang pencoblosan, KPU Kota Bandung memutuskan hanya memberi 606 kertas suara.

“Ada pengurangan kertas suara yang diberikan KPU Kota Bandung. Dari rencana 1.000, hanya diberi 606 kertas suara. Keputusannya baru tadi malam,” kata Ketua KPPS RSHS Bandung, Ganjar, Rabu (17/4/2019).

Ganjar menjelaskan, dari 606 kertas suara sekitar 500 kertas suara dipakai oleh karyawan. Akibatnya pasien RSHS nyaris hanya mendapat sekitar 106 kertas suara. Sementara jumlah pasien RSHS per hari ini mencapai sekitar 600 pasien.

TPS RSHS, kata dia, memprioritaskan karyawan RSHS untuk menyalurkan hak pilihannya. Sisa kertas suara diberikan kepada pemilih dari kalangan pasien.

“Kami prioritaskan karyawan dulu. Karena, kalau karyawan, dia sudah jelas memiliki A5 yang harus kami layani. Sementara kalau pasien kan belum ada A5 nya. Mereka baru bisa mencoblos setelah membawa e-KTP,” jelasnya.

Menurut dia, tidak ada solusi apa pun bagi pasien yang tidak kebagian kertas suara untuk menyalurkan hak pilihnya. Berbeda dengan Pilgub lalu, di mana jumlah kertas suara mencapai 1.000. Sementara kekurangan kertas suara, diambil dari TPS sekitar.

Ganjar mengaku tidak tahu persis alasan pengurangan kertas suara oleh KPU Kota Bandung. Tetapi informasi yang didapat, pengurangan dilakukan karena banyak karyawan RSHS yang dialihkan pencoblosannya ke luar rumah sakit di sekitar RSHS.

“Tapi sayangnya, tetap saja karyawan yang masuk mencoblos di rumah sakit. Mereka sudah mencoba mencoblos di luar RSHS, tetapi hanya di pingpong, dan dikembalikan lagi ke TPS RSHS,” bebernya.

Seorang pasien RSHS, yang juga warga Bandung Wiguna mengaku, dia tidak bisa menyalurkan hak suaranya, kendati kondisinya memungkinkan. “Tadi sempat ditawarin. Tapi saya enggak bawa KTP. Jadi tidak bisa mencoblos. Padahal ingin,” katanya.
(wib)
Berita Terkait
Bawaslu Sebut Partisipasi...
Bawaslu Sebut Partisipasi Publik Nyawa dalam Proses Pengawasan Pemilu
Pemungutan Suara Ulang...
Pemungutan Suara Ulang di Malaysia Digelar Hari Ini, Pakai Metode TPS dan KSK
KPU Sebut Semua Pihak...
KPU Sebut Semua Pihak Sepakat Pemilu Digelar 21 Februari 2024
E-Rekap di Pilkada 2020,...
E-Rekap di Pilkada 2020, Perludem Minta KPU-Bawaslu Perhatikan 4 Hal Ini
Ada Warga Coblos 2 Kali,...
Ada Warga Coblos 2 Kali, KPU Sidrap Lakukan Pemungutan Suara Ulang
Perolehan Suara Pemilu...
Perolehan Suara Pemilu 2024, Perindo Moncer di Kalbar, Kalteng, Sumut, dan Papua
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
54 menit yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
55 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
3 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
3 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved