Jadi Korban Bully Teman-Temannya, Siswi SD di KBB Banjir Simpati

Rabu, 17 April 2019 - 20:25 WIB
Jadi Korban Bully Teman-Temannya,...
Jadi Korban Bully Teman-Temannya, Siswi SD di KBB Banjir Simpati
A A A
BANDUNG BARAT - Seorang siswi SDN 1 Cibodas Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menjadi korban bully teman-temannya. Aksi bully terhadap murid kelas enam itu yang bernama Nabila (12), sempat direkam temannya yang lain dan menjadi viral setelah dikirim ke media sosial.

Pada video tampak beberapa siswa mengejek siswi yang tinggal di Kampung Cibodas, RT 3/7, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar. Nabila yang tersulut emosi gara-gara sepatunya dirusak teman-temannya, sambil menahan tangis mengungkapkan kekesalan dan curhatan hatinya. Bagaimana dia bersusah payah membeli sepatu yang dirusak itu dari hasil menjual rongsokan.

"Kejadian itu terjadi pada Sabtu (6/4/2019) saat di luar jam pelajaran sekitar pukul 13.00 WIB," kata Wali Kelas Nabila yang minta namanya tidak disebutkan, Rabu (17/4/2019).

Dia menyebutkan, sempat terkejut karena ada orang tua dari temannya Nabila yang ada di video itu menunjukkan rekaman gambar aksi tersebut kepada dirinya.

Kemudian pihak sekolah sempat membahas persoalan ini dan menilai jika itu merupakan aksi bercanda biasa murid-murid. Hanya saja karena merasa kesal, Nabila akhirnya menangis dan berbicara lantang seperti yang ada di video.

"Itu di luar jam pelajaran. Kami sebenarnya di sekolah sedang ada rapat dengan para orang tua guna menghadapi ujian sekolah berbasis nasional," sambungnya.

Menurut penuturan Ira (70), nenek dari Nabila, cucunya tersebut tinggal sehari-hari dengannya dan sang kakek Cece (70). Ini dikarenakan kedua orangtuanya berpisah dan mereka meninggalkan Nabila sejak bayi. Ibunya Nabila saat ini berada di Kalimantan dan bapaknya tak tahu di mana. Keduanya tak pernah datang ke Batujajar walaupun hanya untuk sekadar melihat anaknya.

"Kalau sehari-hari dia (Nabila) sepulang sekolah sering mencari barang rongsokan keliling kampung dan setiap Sabtu saya jual. Biasanya kalau dapat dua karung besar dijual antara Rp25 ribu sampai Rp30 ribu," tuturnya.

Sementara Nabila mengaku dirinya merasa kesal pada teman-temannya yang membully karena hal itu sudah sering dialaminya. Bukan hanya ditujukan kepada dirinya, kadang ejekan teman-temannya juga dialamatkan kepada nenek dan kakeknya.

"Mereka juga suka mengejek abah yang sakit karena kalau kencing harus pakai selang. Dan pas mereka merusak sepatu, saya semakin kesal dan marah," ucapnya polos.
(sms)
Berita Terkait
Sanksi Tegas Kekerasan...
Sanksi Tegas Kekerasan di Sekolah
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Kampanye Bersama Akhiri...
Kampanye Bersama Akhiri Kekerasan Digital Terhadap Wanita dan Anak
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Kesal Sering Di-bully,...
Kesal Sering Di-bully, Pria di Tambora Sulutkan Korek Api ke Anak Rekan Kerjanya
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
3 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
6 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
7 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
7 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
8 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved