3 Hari Dikepung Banjir, Warga Subang Memilih Bertahan di Rumah

Kamis, 11 April 2019 - 02:53 WIB
3 Hari Dikepung Banjir,...
3 Hari Dikepung Banjir, Warga Subang Memilih Bertahan di Rumah
A A A
SUBANG - Sebagian besar warga yang terdampak banjir di Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat memilih bertahan di rumah mereka masing-masing. Mereka khawatir harus meninggalkan barang di rumahnya, tak kecuali barang penting dan berharga.

"Kalau mengungsi justru malah repot. Harus bawa barang-barang. Terus setelah banjir reda harus dubawa lagi ke rumah," kata Hasan (40) warga setemoat yang jadi korban banjir di Kecamatan Ciasem, Rabu (10/04/2019).

Atas alasan itu dirinya dan warga lain memilih bertahan di rumah, meskipun aktivitasnya terganggu. Padahal sudah tiga hari banjir menggenangi rumah mereka.

"Ya, warga masih banyak yang bertahan di rumah. Dan sebagian besar tidak mau ngungsi,"tambah warga lainnya. Seraya menyebut jika untuk tidur warga berinisatif membuat ranjang berkaki tinggi di dalam rumah untuk menghindari air yang masih menggenang, khususnya rumah yang satu lantai.

Seperti diketahui, bencana tersebut disebabkan luapan air sungai Ciasem menyusul tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Minggu malam lalu. Hingga Rabu malam ini banjir masih terjadi, meskipun ketinggian air yang sebelumnya mencapai satu meter sesekali berangsur surut. Apalagi jika saat hujan tidak turun.

Kantor Kecamatan Ciasem mencatat, ada lima desa yang terdampak banjir. Air merendam ratusan hektare areal pertanian padi dan sedikitnya 850 rumah warga. Warga yang paling terdampak banjir berada di Desa Dukuh, jumlah rumah yang terendam di desa itu mencapai 523 unit.

Sisanya 150 unit rumah di Desa Ciasem Tengah, 100 unit rumah di Desa Ciasem Hilir, 50 unit rumah di Desa Sukamandijaya dan 20 unit rumah di Desa Jatibaru.

Banjir juga mengakibatkan aktivitas warga lumpuh. Bahkan sejumlah sekolah ikut diliburkan sejak Senin, karena gedung sekolah yang ada juga ikut terendam.

Kapolres Subang AKBP Muhamand Joni meminta warga yang pemukimannya terdampak banjir bersedia dievakuasi. Apalgi jika hujan kembali turun. Pihaknya khawatir ketinggian air tidak terkendali dan akibatnya membahayakan keselamatan.

"Saya imbau kepada masyarakat yang rumahnya terendam air agar bersedia jika dievakuasi petugas. Kami telah menyiapkan tenda darurat untuk penampungan sementara bagi para korban,”ungkapnya.

Selain menerjunkan ratusan anggotanya untuk membantu parakorban sekaligus menjaga kemanan di lokasi banjir, Polres Subang juga memberikan bantuan makanan berupa sembako, sebanyak 400 dus. "Bantuan yang kami berikan semoga bermamfaat,"tambahnya.
(whb)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved