Amankan Pemilu 2019, Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Apel di BNR
Rabu, 10 April 2019 - 13:33 WIB
Amankan Pemilu 2019, Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Apel di BNR
A
A
A
BOGOR - Ribuan personel TNI, Polri dan komponen Bangsa lainnya mengikuti apel gelar pasukan kesiapan Pengamanan Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 bertempat di Bogor Nirwana Residence (BNR) Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (10/4/2019).
Tampak hadir pada kegiatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian, dan para pejabat utama Kodam III/Siliwangi dan para pejabat utama Polda Jabar serta tamu undangan lainnya.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, selaku inspektur upacara memeriksa langsung kesiapan personel maupun materiil Yang digelar untuk Pengamanan Pemilu Presiden dan Legislatif Tahun 2019 di BNR Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dengan pasukan yang berjumalah 4.000 pasukan.
Dalam Apel Gabungan tersebut, Mayjen TNI Tri Soewandono dan Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan pengecekan pasukan dan berdialog langsung dengan Pasukan yang telah siaga di lapangan apel.
"Dalam beberapa hari lagi tanggal 17 nanti kita akan melaksankan pencoblosan, untuk itu agar Pahami, Pedomani dan tegaskan Netralitas TNI dan Polri, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mengamankan dan mensukseskan Pesta Demokrasi 2019, ini merupakan pertaruhan nama kita sebagai TNI – Polri dalam pengamanan Pilpres ini," tegas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dihadapan 4000 Personel TNI-Polri yang merupakan perwakilan dari berbagai satuan di wilayah Jawa Barat.
Tak hanya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono. Dalam sambutannya Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menuturkan pihaknya sangat yakin dan percaya bahwa masyarakat Jawa Barat adalah masyarakat Agamis, Religius, dan Santun.
"Selanjutnya sebagaimana makna dari pada gelar pasukan selain mengecek kesiapan personel juga mengecek kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan. Oleh karena itu saya sangat baik menyambut acara ini karena merupakan cek kesiapan kita dalam menjalankan tugas-tugas Negara," katanya.
Dia mengajak seluruh peserta apel untuk memahami bahwa tugas pengamanan Pemilu serentak 2019 adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah, jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan kelancaran kegiatan.
"Babinsa dan Babinkamtibmas menghidupkan lagi peran pos Kamling dilingkungan warga, saya minta dan saya harapkan seluruh komandan satuan wilayah para Kapolres melakukan ini sampai dengan proses Penghitugan selesai, segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pemilu Serentak. Kami TNI-Polri dan segenap komponen bangsa siap mengamankan Masyarakat sampai ke TPS hingga pesta demokrasi selesai," kata Agung.
Sebelum digelarnya apel gabungan ini telah dilaksanakan pula berbagai kegiatan pembekalan dan pelatihan, diantaranya Latihan parsial di tiap-tiap satuan, Latihan simulasi Pam Pemilu gabungan TNI-Polri, Latihan Tri Patra, dan Latihan TFG Pam Pemilu 2019.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kesiapsiagaan dan kepercayaan diri para unsur pengamanan dalam mengamankan serta mensukseskan Pesta Demokrasi yang akan datang.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian, dan para pejabat utama Kodam III/Siliwangi dan para pejabat utama Polda Jabar serta tamu undangan lainnya.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, selaku inspektur upacara memeriksa langsung kesiapan personel maupun materiil Yang digelar untuk Pengamanan Pemilu Presiden dan Legislatif Tahun 2019 di BNR Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dengan pasukan yang berjumalah 4.000 pasukan.

"Dalam beberapa hari lagi tanggal 17 nanti kita akan melaksankan pencoblosan, untuk itu agar Pahami, Pedomani dan tegaskan Netralitas TNI dan Polri, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mengamankan dan mensukseskan Pesta Demokrasi 2019, ini merupakan pertaruhan nama kita sebagai TNI – Polri dalam pengamanan Pilpres ini," tegas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dihadapan 4000 Personel TNI-Polri yang merupakan perwakilan dari berbagai satuan di wilayah Jawa Barat.
Tak hanya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono. Dalam sambutannya Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menuturkan pihaknya sangat yakin dan percaya bahwa masyarakat Jawa Barat adalah masyarakat Agamis, Religius, dan Santun.
"Selanjutnya sebagaimana makna dari pada gelar pasukan selain mengecek kesiapan personel juga mengecek kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan. Oleh karena itu saya sangat baik menyambut acara ini karena merupakan cek kesiapan kita dalam menjalankan tugas-tugas Negara," katanya.
Dia mengajak seluruh peserta apel untuk memahami bahwa tugas pengamanan Pemilu serentak 2019 adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah, jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan kelancaran kegiatan.
"Babinsa dan Babinkamtibmas menghidupkan lagi peran pos Kamling dilingkungan warga, saya minta dan saya harapkan seluruh komandan satuan wilayah para Kapolres melakukan ini sampai dengan proses Penghitugan selesai, segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pemilu Serentak. Kami TNI-Polri dan segenap komponen bangsa siap mengamankan Masyarakat sampai ke TPS hingga pesta demokrasi selesai," kata Agung.
Sebelum digelarnya apel gabungan ini telah dilaksanakan pula berbagai kegiatan pembekalan dan pelatihan, diantaranya Latihan parsial di tiap-tiap satuan, Latihan simulasi Pam Pemilu gabungan TNI-Polri, Latihan Tri Patra, dan Latihan TFG Pam Pemilu 2019.

(mhd)