2019, Pemkot Bekasi Gratiskan Biaya untuk Ibu Melahirkan

Jum'at, 05 April 2019 - 18:40 WIB
2019, Pemkot Bekasi...
2019, Pemkot Bekasi Gratiskan Biaya untuk Ibu Melahirkan
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai menggratiskan dan menanggung semua biaya persalinan (kelahiran) warganya. Ini dilakukan setelah Pemkot Bekasi melakukan MoU dengan Ikatan Bidang Indonesia (IBI).

Kerja sama itu itu berbentuk Kartu Sehat berbasis NIK, sehingga pemegang kartu itu bakal ditanggung pemerintah jika melahirkan di bidan maupun klinik. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pemerintah akan menanggung semua biaya kelahiran warga di 25 kilinik pratama dan 322 bidan mandiri diwilayahnya.

"Ini bentuk komitmen kita dalam memberikan pelayanan kesehatan dan jaminan warga yang ingin melahirkan secara gratis dengan menggunakan KS-NIK," kata Rahmat Effendi pada Jumat (5/4/2019).

Menurut dia, jumlah penduduk yang mencapai 2,7 juta jiwa membuat peningkatan pelayanan kesehatan harus diperhatikan. Untuk itu, pemerintah mengeluarkan jaminan kesehatan bagi warganya dengan memberikan jaminan kesehatan dan jaminan lahiran melalui Kartu Sehat (KS) ini.

"KS ini bisa digunakan warga di RSUD maupun di rumah sakit swasta," ujarnya. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi ini menjelaskan, pihaknya juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk mengeluarkan surat rujukan, jika memang di bidan itu tidak sanggup atau minim alat saat menangani pasien lahiran.

"Jadi dari bidan itu bisa kasih surat rujukan ke rumah sakit. Jangan terlalu ribet, yang terpenting ibu dan anak dapat selamat," pintanya.

Rahmat menegaskan, semua warga pengguna BPJS atau Kartu Sehat, termasuk yang tidak punya harus dilayani dalam persalinan di bidan supaya dan biayanya sudah ditanggungn pemerintah. Warga cukup menunjukkan KS, biaya persalinan dan melahirkan semua ditanggung dan langsung dibayarkan pemerintah.

Bahkan, lanjut dia, KS juga berlaku bagi proses persalinan yang membutuhkan tindakan khusus di seluruh rumah sakit swasta yang membuka layanan persalinan di Kota Bekasi."Jadi kalau lahiran di rumah sakit swasta dan butuh tindakan khusus seperti operasi, bisa langsung tanpa bayar, tanpa rujukan, tanpa paket, dan juga tidak berbelit,” tegasnya.

Menurut Rahmat, proses klaim pembiayaan persalinan melalui bidan hanya membutuhkan waktu paling lambat tiga pekan sejak pengajuan dilakukan. Ketentuan persalinan gratis berlaku bagi seluruh warga Kota Bekasi, termasuk mereka yang telah memiliki asuransi swasta, BPJS kesehatan, dan yang belum tercover asuransi kesehatan.

Saat ini, jumlah bidan di Kota Bekasi sebanyak 1.234 orang, dan pemerintah meminta sepenuh hati melayani warga Bekasi. Sebab, semua warga Bekasi yang lahir otomatis biayanya akan ditanggung pemerintah dan pembayarannya juga langsung diproses oleh pemerintah dan langsung dibayarkan kepada klinik dan bidan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, kerja sama dengan rumah sakit dengan menggunakan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan atau KS-NIK menjadi 33 rumah sakit. Sementara rumah sakit yang di luar Kota Bekasi, awalnya 19 rumah sakit menjadi empat rumah sakit.

"Alokasi anggaran KS-NIK tahun 2019 sebesar sekitar Rp300 miliar untuk melakukan cover kesehatan warga Bekasi," katanya. Untuk itu, semua warga Bekasi jangan ragu, sebab semua kesehatan warga sudah ditanggung pemerintah, warga bisa langsung berobat ke rumah sakit pemerintah maupun Puskesmas.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
8 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
9 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
9 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved