KRL Commuter Line Anjlok, Penumpang Stasiun Bogor Turun Drastis

Senin, 11 Maret 2019 - 17:55 WIB
KRL Commuter Line Anjlok,...
KRL Commuter Line Anjlok, Penumpang Stasiun Bogor Turun Drastis
A A A
BOGOR - Meski evakuasi Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang anjlok hingga terguling di Kelurahan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, telah selesai pada Senin (11/3/2019) dini hari.

Namun perjalanan KRL relasi Jakarta-Bogor maupun sebaliknya belum sepenuhnya normal. Pasalnya, hingga saat ini tim teknisi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jabodetabek masih memperbaiki infrastruktur yang rusak yakni Listrik Aliran Atas (LLA) dan bantalan rel. Sehingga hanya satu jalur yang bisa digunakan.
KRL Commuter Line Anjlok, Penumpang Stasiun Bogor Turun Drastis
Berdasarkan pantauan di Stasiun Bogor sejak pagi hingga siang hari, jumlah penumpang sangat sepi tidak seperti biasanya. Biasanya berjubel dan mengantre di gerbang elektronik maupun di mesin loket tiket, kemarin terlihat sepi.

Petugas Pelayanan Kereta (PPK) Commuter line 5017 tujuan Tanah Abang-Bogor, Ilyas mengatakan, kondisinya sepi di Stasiun Bogor sejak pukul 05.00, karena banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi lain.

"Sebab jalur rel yang bisa digunakan, paska kejadian kemarin (Minggu 10 Maret 2019) cuma satu yang berfungsi, karena harus bergantian dengan KRL dari Stasiun Cilebut. Sehingga kereta yang biasanya dari Stasiun Bogor 15 menit sekali berangkat. Sekarang bisa lebih dari 30 menit sekali," katanya saat ditemui di Stasiun Bogor.

Dia menambahkan, barangkali hal tersebut yang membuat para penumpang beralih ke moda transportasi lain karena kalau naik KRL Commuterline dari Stasiun Bogor jadwal kedatangan dan keberangkatan tak menentu.
KRL Commuter Line Anjlok, Penumpang Stasiun Bogor Turun Drastis
Hal senada diungkapkan Petugas Passenger Service Stasiun Bogor, Agustiansah. Menurutnya sejak pagi banyak calon penumpang yang kembali dan memilih naik bus atau ke Stasiun Bojonggede.

"Sehingga calon penumpang berkurang cukup signifikan dibanding hari biasanya. Ya, yang pasti berkurang, penumpang terlihat sepi," ujarnya.

Dia menambahkan, walau kereta sudah ada yang beroperasi, saat ini masih satu jalur yang digunakan. Artinya, tambah dia, penumpang diharapkan bisa mencari moda transportasi lain jika tidak ingin menunggu lama.

"Karena masih satu jalur, penumpang sebaiknya menghindari untuk naik kereta. Diharapkan bisa mencari moda transportasi lain seperti bus atau angkutan lainnya," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
KRL Anjlok di Stasiun...
KRL Anjlok di Stasiun Sudimara Tak Layani Penumpang
KRL Anjlok di Stasiun...
KRL Anjlok di Stasiun Sudimara Bikin Penasaran Warga
KRL Anjlok dan Tertimpa...
KRL Anjlok dan Tertimpa Tiang Listrik di Jalur Perlintasan Kampung Bandan Ancol
Begini Penampakan KRL...
Begini Penampakan KRL Anjlok di Kampung Bandan Ancol
Penjelasan Jubir KAI...
Penjelasan Jubir KAI Daop 1 Jakarta Soal KRL Anjlok di Kampung Bandan
KRL Anjlok di Sudimara...
KRL Anjlok di Sudimara Tangsel Diperbaiki, Akses Jalan Ditutup
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved