Rekaman CCTV Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Dikirim ke FBI

Minggu, 03 Maret 2019 - 21:29 WIB
Rekaman CCTV Pembunuhan...
Rekaman CCTV Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Dikirim ke FBI
A A A
BOGOR - Hampir dua bulan kasus penusukan hingga menewaskan Andriana Yubelia Noven Cahya, siswi SMK Baranangsiang , oleh pria tak dikenal di Gang Sempit samping Masjid Raya, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor belum juga terungkap.

Tak adanya saksi dan minimnya barang bukti menjadi kendala kepolisian dalam menangkap pelaku. Meski wajah pelaku sempat terekam Camera Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian, tetap saja petugas kesulitan lantaran rendahnya kualitas resolusi kamera tersebut.

Atas dasar itu, penyidik Polresta Bogor Kota meminta bantuan Federal Berau Investigation (FBI) Amerika Serikat. Bahkan, menurut Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser saat dikonfirmasi mengaku rekaman video tersebut sudah diserahkan dan sedang dalam penelitian. (Baca: Polisi Pastikan Pembunuh Siswi SMK Baranangsiang Masih Misterius )

"Iya sudah kita serahkan rekaman video CCTV itu ke FBI melalui perwakilannya di Jakarta lalu dibawa ke Amerika Serikat untuk melakukan penelitian digital forensik," jelasnya, Minggu (03/03).

Menurutnya, FBI memiliki alat yang berfungsi memperjelas tampilan dari rekaman sebuah video, sehingga diharapkan bisa mengungkap identitas pelaku yang hingga saat ini masih dicari kepolisian.

Saat ditanya terkait jumlah saksi, pihaknya mengaku sudah memeriksa lebih dari 30 orang. Namun belum ada satupun yang terindikasi atau mengarah pada pelaku. Pihaknya berharap alat canggih yang dimiliki FBI dapat membantu dalam mengidentifikasi wajah pelaku pembunuhan itu.

"Sebab nanti di sana dicek, yang tadinya blur jadi bisa terbaca lebih jelas. Yang jelas kita bukan pinjam alat itu ya,” katanya. (Baca: Kesulitan Ungkap Pembunuhan Siswi SMK Bogor, Polda Jabar Minta Bantuan FBI )

Kemudian ia juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari pihak perwakilan FBI di Jakarta, proses digital forensik itu ditargetkan bisa selesai sekitar satu bulan. "Iya, kemarin mereka janji sama saya satu bulan bisa selesai," tuturnya.
(ysw)
Berita Terkait
4 Tahun Berlalu, Polisi...
4 Tahun Berlalu, Polisi Mulai Temukan Terduga Pelaku Pembunuhan Siswi Cantik di Bogor
Kasus Siswi SMK Tewas...
Kasus Siswi SMK Tewas 4 Tahun Lalu Dibuka Lagi, Polres Bogor Kota Bentuk Tim Khusus
Kasus Siswi SMK Bogor...
Kasus Siswi SMK Bogor Tewas Ditusuk Tahun 2019, Polisi Periksa Ulang Saksi-saksi
Kasus Pembunuhan Noven...
Kasus Pembunuhan Noven 2019, Polisi Beberkan Hasil Cek Sidik Jari
Kasus Pembunuhan Noven...
Kasus Pembunuhan Noven 2019, Polisi Pertajam Kualitas CCTV
Rekonstruksi Pembunuhan...
Rekonstruksi Pembunuhan Pelajar di Bogor, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved