Dibimbing Kemensos, Kini Siti Jariyah Miliki Penghasilan Rp1 Juta Perhari

Rabu, 27 Februari 2019 - 14:50 WIB
Dibimbing Kemensos,...
Dibimbing Kemensos, Kini Siti Jariyah Miliki Penghasilan Rp1 Juta Perhari
A A A
BEKASI - Seorang ibu di Kota Bekasi bangkit dari keterpurukan setelah menjalani usaha dengan bantuan Kementerian Sosial (Kemensos). Kini Siti Jariyah (42), ibu beranak empat tersebut sudah memiliki penghasilan sendiri sebesar Rp1 juta per hari.

Bahkan melalui usaha makanan gado-gado dan lontong sayur dengan modal Rp200 ribu, kini dia telah menyewa sebuah rumah toko di Apartemen Mutiara, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

”Alhamdulillah rencananya pekan ini saya akan buka cabang di sana,” kata Siti di Perumahan Kemang Ifi Graha, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (27/2/2019). Saat ini Siti masih berjualan di tempat usahanya yang lama di sebuah bangunan bekas ruko di Perumahan Kemang Ifi Graha. (Baca: Kemensos Beberkan 3 Faktor Penyebab Menurunnya Angka Kemiskinan )

Di sana, Siti mengeluarkan uang sewa kepada pengurus RT dan RW setempat sebesar Rp70 ribu setiap hari. Menurutnya, kehidupannya sekarang lebih baik berkat Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial yang diikutinya sejak 2014 lalu. Selama mengikuti program itu sampai 2018 lalu, Siti mendapat bantuan dari kementerian. (Baca juga: Pemkot Bekasi Uji Coba Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di TPA Sumur Batu )

Pekerja Sosial Supervisor Kota Bekasi dari Kementerian Sosial, R. Dika Permatadiraja mengatakan, mulai 21 Januari 2019 lalu Siti Jariyah dan Hendro Jokosekti telah mengundurkan diri dari penerima manfaat PKH Kementerian Sosial. Sebab mereka sudah menyatakan mampu dalam menjalani kehidupannya.

”Meski sudah mundur dari porgram PKH, tapi mereka tetap menjadi keluarga penerima manfaat (KPM) usaha ekonomis produktif binaan PKH Kelurahan Jatirasa,” katanya. Menurut dia, semangat dan komitmen Siti dapat menjadi inspirasi KPM lainnya, bahwa kehidupannya tidak bergantung pada dana bantuan sosial saja.

Selain untuk kebutuhan sehari-hari, kata dia, bantuan yang diberikan kementerian ini bisa dimanfaatkan untuk modal usaha. Misalnya, jenis usahanya seperti warung klontong, usaha kuliner, jajanan dan sebagainya. Hingga kini, di Kota Bekasi ada 42.354 KPM di Kota Bekasi. Jumlah itu terdiri dari warga tidak mampu, penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia).
(ysw)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
2 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
3 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
3 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
3 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
3 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved