Kurangi Macet, Pembangunan LRT Diusulkan hingga ke Bogor

Minggu, 24 Februari 2019 - 20:45 WIB
Kurangi Macet, Pembangunan...
Kurangi Macet, Pembangunan LRT Diusulkan hingga ke Bogor
A A A
BOGOR - Berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan di kawasan Puncak terus dilakukan Pemkab Bogor. Selain one way atau satu arah, penting juga dilanjutkan pembangunan kereta Light Rail Transit (LRT) yang saat ini baru sampai Cibubur, dilanjutkan hingga Desa Cibanon, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut akan bermanfaat mengurai kemacetan bukan hanya disekitar Sukaraja saja, tapi juga berdampak hingga kawasan Puncak. "Maka dari itu, dalam setiap kesempatan, Pemkab selalu mengusulkan dan berharap agar pembangunan LRT yang dikerjakan pemerintah pusat berlanjut hingga Kecamatan Sukaraja," ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Supriyanto pada Minggu (24/2/2019).

Menurut Supriyanto, transportasi LRT yang dalam waktu dekat beroperasi hingga Cibubur diharapkan secepatnya bisa berlanjut hingga Cibanon, Sukaraja, Kabupaten Bogor."Karena di lokasi ini, kami sudah menyediakan lahan fasos fasum sekitar 10 hektare. Sehingga, selain bisa digunakan untuk LRT, minimal dua hektare bisa dibangun park and ride untuk kendaraan yang hendak ke Puncak," ujarnya.

Dia menuturkan, park and ride itu sangat bermanfaat sebagai solusi kemacwtan Puncak, karena masyarakat dapat memarkirkan kendaraannya. "Daripada terjebak macet berjam-jam tidak bisa naik (ke Puncak) mending naik bus pengumpan. Misalnya ketika sedang berlaku sistem satu arah. Busnya itu mungkin, bisa minta bantuan dari Taman Safari atau Taman Wisata Matahari," terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini Pemkab juga saat ini secara umum sedang berusaha melakukan penataan transportasi sesuai pembahasan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ)."Kita sudah mengalokasikan dana senilai Rp500 juta. Dana yang disediakan untuk RITJ tidak hanya bersumber dari APBD, melainkan juga APBN, APBD Provinsi, dan dari swasta," tuturnya.

Sebab, lanjut dia, jika hanya mengandalkan dari pemerintah, untuk menata transportasi menjadi hal yang sulit dan mustahil. "Kita harapkan sinergi, sekarang sedang disusun dengan Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian yang lain, mana yang harus dianggarkan APBD mana yang Pemerintah Pusat atau provinsi, atau swasta," terangnya.

Terkait dengan itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, sedang merancang sejumlah program untuk mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan transportasi publik.

"Langkah upaya kita dalam penyediaan moda transportasi publik di Kabupaten Bogor itu banyak. Baik yang berbasis jalan dalam konteks angkutan massal, maupun rel kereta. Kita mengharapkan ada percepatan pembangunan sejumlah Transit Oriented Development (TOD) di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor," jelasnya.

Menurutnya, yang terpenting saat ini pertama adalah dalam mendukung program pemerintah pusat dalam mengintegrasikan sarana transportasi Jabodetabek sebagai upaya menggeser masyarakat agar beralih dari angkutan pribadi ke umum.

"Kemudian sebagaimana target Bupati Bogor yang sekarang ini, permasalahan transportasi publik yakni jalan di Kabupaten Bogor ini masih banyak yang belum terinjak angkutan umum. Targetnya kalau tak salah 80% jalan-jalan di Kabupaten Bogor diisi angkutan umum (angkot dan bus). Sekarang baru 60%," paparnya.

Terkait angkutan massal, pihaknya selalu berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Saat ini, pihaknya masih bekerjasama dengan BPTJ, khususnya menyangkut supply and demand. "Sedangkan untuk yang jalan raya itu kewenangan kita. Sehingga tujuan kita sebagai pelayan masyarakat terpenuhi. Sebab sudah menjadi kewajiban kita menyediakan angkutan umum agar masyarakat dalam beraktifitas dari satu tujuan ke tujuan yang lain bisa berbiaya murah," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Rute LRT Jabodebek akan...
Rute LRT Jabodebek akan Diperpanjang hingga Grogol dan Bogor
LRT Jabodebek Bakal...
LRT Jabodebek Bakal Lanjut Cibubur-Bogor, Intip Progresnya
Proyek LRT Jakarta Bakal...
Proyek LRT Jakarta Bakal Lanjut ke Bogor, KNKT Singgung Soal Risiko
Jalur LRT Jabodebek...
Jalur LRT Jabodebek Akan Diperpanjang Sampai Bogor dan Grogol
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Proyek LRT Jakarta Fase 2A
Bangun Sky Train Feeder...
Bangun Sky Train Feeder Stasiun LRT Harjamukti–Mekarsari Butuh Investasi Rp6,6 Triliun
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
41 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved