Kesulitan Ungkap Pembunuh Siswi SMK Bogor, Polda Jabar Minta Bantuan FBI

Rabu, 20 Februari 2019 - 13:35 WIB
Kesulitan Ungkap Pembunuh...
Kesulitan Ungkap Pembunuh Siswi SMK Bogor, Polda Jabar Minta Bantuan FBI
A A A
BOGOR - Hampir dua bulan kasus pembunuhan terhadap Andriana Yubelia Noven (17), siswi SMK Baranangsiang, Kota Bogor belum juga terungkap. Polda Jawa Barat pun telah mengajukan surat ke Mabes Polri untuk meminta bantuan dari Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat.

Kapolda Jabar Irjen Pol, Agung Budi Maryoto mengatakan, tim penyidik gabungan dari Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat dan Bareskrim Mabes Polri terkendala teknologi dalam mengungkap pelaku yang terekam CCTV di lokasi kejadian. "Kita sudah beberapa kali bekerja sama dan rencana kita akan kirim surat ke Mabes Polri untuk minta bantuan dari teknologi digital, kita akan minta bantu dari FBI," ungkap Agung Budi Maryoto di Bogor pada Rabu (20/2/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya bersama tim gabungan sudah dan terus berupaya menemukan pelaku penusukan hingga menewaskan Noven yang terjadi pada 8 Januari 2019, namun belum juga membuahkan hasil. Bahkan Agung mengaku, sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti, termasuk CCTV. ( Baca: Pembunuhan Siswi SMK di Bogor Belum Terungkap, Tim Penyelidik Akan Diganti )

"Iya untuk bisa membuka apa memfoto yang ada di CCTV itu kan dimungkinkan di Amerika punya alat itu. Jadi kalau sekarang kita sulit karena memang kabur (gambar tidak jelas) jadi kita tidak bisa berandai-andai, jadi harus mengutamakan digital forensik," tuturnya.

Sesuai prosedur, lanjut dia, dalam meminta bantuan penyelidikan ke FBI, pihaknya akan terlebih dahulu mengirimkan surat ke Mabes Polri. Kemudian jika disetujui, maka Mabes Polri akan mengirimkan surat ke FBI. "Iya kita akan bikin surat ke Bareskrim, selanjutnya mengajukan surat kepada FBI," ujarnya.( Baca: Detik-Detik Rekaman CCTV Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Bogor )

Terkait apa saja perkembangan proses penyidikan, Agung menjelaskan bahwa seluruh saksi sudah dikonfrontir. "Kita sudah kroscek, kita konfrontir semuanya oke-oke saja (belum ada yang mengarah), karena kita tidak boleh menangkap tanpa bukti yuridis, dalam menangkap seseorang kita harus berdasarkan yuridis," tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
4 Tahun Berlalu, Polisi...
4 Tahun Berlalu, Polisi Mulai Temukan Terduga Pelaku Pembunuhan Siswi Cantik di Bogor
Kasus Siswi SMK Tewas...
Kasus Siswi SMK Tewas 4 Tahun Lalu Dibuka Lagi, Polres Bogor Kota Bentuk Tim Khusus
Kasus Siswi SMK Bogor...
Kasus Siswi SMK Bogor Tewas Ditusuk Tahun 2019, Polisi Periksa Ulang Saksi-saksi
Kasus Pembunuhan Noven...
Kasus Pembunuhan Noven 2019, Polisi Beberkan Hasil Cek Sidik Jari
Kasus Pembunuhan Noven...
Kasus Pembunuhan Noven 2019, Polisi Pertajam Kualitas CCTV
Rekonstruksi Pembunuhan...
Rekonstruksi Pembunuhan Pelajar di Bogor, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved