Penjagaan Tidak Maksimal, Busway Kerap Diserobot Pengendara

Jum'at, 15 Februari 2019 - 19:01 WIB
Penjagaan Tidak Maksimal,...
Penjagaan Tidak Maksimal, Busway Kerap Diserobot Pengendara
A A A
JAKARTA - Minimnya sterilisasi busway membuat pelanggar lalu lintas memenuhi sejumlah jalur khusus bus Transjakarta tersebut. Kondisi ini membuat waktu tempuh TransJakarta alami keterlambatan.

Disisi lain petugas di lapangan kurang maksimal, kondisi jalanan yang sudah semerawut membuat petugas tak bersemangat menertibkan kendaraan yang masuk ke jalur Transjakarta. Terlebih di waktu tertentu penjagaan portal di jalur Transjakarta mengendur.

Pantauan SINDOnews buruknya sterilisasi transjakarta terjadi hampir di sejumlah titik. Tercatat dari 13 koridor yang ada, hanya koridor 13, Tendean-Ciledug yang steril. Sisanya banyak koridor yang tercatat semerawut dan dipenuhi kendaraan.

Seperti di jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Jalanan sepanjang puluhan kilometer itu tercatat belum steril, terutama saat pagi dan sore hari. Banyak kendaraan menerobos busway di jalan itu. (Baca: Pernah Terobos Busway, Dewi Perssik Jadi Duta Keselamatan Lalu Lintas )

Meskipun terdapat petugas yang membuka tutup portal. Namun hal itu tak membuat jalur aman, bahkan kesemerawutan kian terasa saat di dekat terminal kalideres dan bawah fly over pesing. Kemacetan di jalur regular membuat pengendara berebutan masuk ke Jalur TransJakarta.

“Kalau ada razia, sudah makin pusing yang melanggar. TransJakarta makin nggak bisa jalan. Kan pelanggar yang kebanyakan sepeda motor loncatin pembatas,” kata Zainul (32) pedagang kelontong di kawasan jalan Daan Mogot, Jumat (15/2/2019).

Kesemerawutan dan sterilisasi buruk tercatat di depan Mall Mangga Dua yang masuk dalam Koridor 12. Di kawasan kesemerawutan dan sterilisasi terlihat belum tercapai.

Sebab di kawasan itu, sekalipun terdapat petugas dari Polsek Pademangan dan berjarak kurang dari satu kilometer dari Pospol Lantas Wilayah Jakarta Utara, namun sterilisasi belum terlihat. Ojek online menjadi jalur transjakarta menjadi parkiran umum. (Baca juga: Bawa Ganja, Bikers Nekat Terobos Busway dan Tabrak Polisi )

Kemacetan di kawasan itu kian menjadi di waktu tertentu mulai dari Siang hingg Sore hari. Aktifitas yang meningkat di kawasan itu membuat jalur banyak dipenuhi ojekonline. Bus bus transjakarta sulit melintas karena jalur yang penuh.

Mengantisipasi kesemerawutan disana, polisi bahkan turun langsung. Pertikaian dan adu mulut kerap terjadi antara polisi dan pengemudi ojek online.

“Coba kalau sore. Ojek online makin padat disini mas. Makin tak terkendali. Bus aja bahkan sampai keluar jalur karena macet,” ucap Kosim (34) kurir di kawasan Mangga Dua Mall.
(ysw)
Berita Terkait
Sterilisasi Gereja di...
Sterilisasi Gereja di Malang Jelang Ibadah Natal, Alat Deteksi Bom dan Anjing Pelacak Dikerahkan
Hantam Separator Busway...
Hantam Separator Busway di Kemayoran, Toyota Camry Rusak Parah
Belanda Minta Maaf karena...
Belanda Minta Maaf karena Sterilkan Orang-orang Transgender
Truk Tanah Tabrak Separator...
Truk Tanah Tabrak Separator Busway Dekat Polres Jakarta Barat
Ditlantas Polda Metro...
Ditlantas Polda Metro Jaya Amankan Porsche Penerobos Jalur Busway
Aktivitas Mulai Normal...
Aktivitas Mulai Normal dengan Sterilisasi dan Prokes Ketat
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
55 menit yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
1 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
7 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
8 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved