Diduga Lakukan Kejahatan Online, Imigrasi Amankan 11 WNA Afrika

Rabu, 13 Februari 2019 - 22:28 WIB
Diduga Lakukan Kejahatan...
Diduga Lakukan Kejahatan Online, Imigrasi Amankan 11 WNA Afrika
A A A
BEKASI - Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi mengamakan 10 Warga Negara Asing (WNA) di Apartemen Center Point, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Warga negara Afrika tersebut diamankan lantaran diduga melakukan aktivitas cyber crime atau kejahatan online. Bahkan, beberapa di antaranya melanggar aturan keimigrasian.

Selain mengamankan 11 WNA, petugas imigrasi juga mengamankan barang bukti yang diamankan terdapat 10 unit laptop, 18 handphone, enam buah modem, tiga buah flasdisk dan sebelas kartu perdana.

"Keberadaan mereka terungkap berkat laporan masyarakat," ujar Kepala Imigrasi Kelas II Bekasi, Petrus Teguh Aprianto di Bekasi, Rabu (13/2/2019) petang.

Berbekal laporan masyarakat itu, Tim Intelijen dan Penindakan Imigrasi langsung melakukan pengecekan dan penelusuran yang mana sebagai bentuk preventif terhadap keamanan lingkungan. Dari 11 WNA yang diamankan, 10 WNA asal Nigeria dan satu dari Ghana.

"Saat diamankan, mereka tidak menunjukkan dokumen diri seperti paspor dan visa," katanya. (Baca juga: 80% WNA Pelaku Kejahatan Siber Tak Kantongi Paspor )

Bahkan, kata dia, hanya empat paspor mereka yang dimiliki over stay atau melebihi batas waktu. Apalagi, mereka diketahui baru tinggal selama dua minggu dan satu bulan. Selama ini, mereka berpindah-pindah tempat tinggal sebelum ke Bekasi. Misalnya, di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara. "Ada dugaan kejahatan online," tegasnya.

Meski demikian, kedatangan mereka ke Indonesia untuk berbisnis dan masuk melewati Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Untuk itu, pihak imigrasi masih melakukan pendalaman terkait 11 WNA yang diamankan itu.

"Kita masih dalami, hingga saat ini belum ada pihak keluarga menghubungi pihak imigrasi," tutupnya. (Baca juga: Retas Ratusan Website di 44 Negara, Tiga Hacker Raup Rp200 Juta )
(mhd)
Berita Terkait
Sosok Hendro Mardika,...
Sosok Hendro Mardika, Ingin Membangun Keamanan Transaksi Online
Kelompok Kriminal asal...
Kelompok Kriminal asal China APT41 Retas Data Media Taiwan dan Italia
Kemenkes Waspada, Industri...
Kemenkes Waspada, Industri Kesehatan Jadi Sasaran Empuk Sindikat Kejahatan Cyber
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Kejahatan Dunia Maya...
Kejahatan Dunia Maya Meningkat di India, Modusnya iPhone Murah dan Berhadiah
Berita Terkini
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
50 menit yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
2 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
3 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
3 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
3 jam yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
4 jam yang lalu
Infografis
Sekolah Online, Lindungi...
Sekolah Online, Lindungi Anak dari Kejahatan di Dunia Maya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved