Banjir di Jalan Sasak II, Pemkot Akui Akibat Penyempitan Saluran Air

Selasa, 12 Februari 2019 - 21:06 WIB
Banjir di Jalan Sasak...
Banjir di Jalan Sasak II, Pemkot Akui Akibat Penyempitan Saluran Air
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat ( Pemkot Jakbar ) mengakui kalau penyebab banjir di Jalan Sasak II, Kebon Jeruk akibat penyempitan saluran air. Saat ini pihaknya sedang berusaha melakukan pengerukan agar jalan tersebut bebas dari banjir.

Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Barat, Imron Syahrin tak menampik genangan yang terjadi di kawasan Sasak II karena penyempitan saluran. Karenanya dirinya tak bisa berbuat banyak selain melakukan pengerukan terhadap kawasan yang sempit itu. (Baca: Air Laut Meninggi, Pemukiman Warga di Jakarta Barat Tergenang )

“Yah mau gimana. Agak sulit di kawasan itu. Karena salurannya menyempit. Sembari berkomunikasi dengan warga, kami melakukan pengerukan,” ucapnya ketika dihubungi, Selasa (12/2/2019).

Sementara untuk tahun 2019, Imron mengakui pihaknya menyiapkan anggaran Rp 81 miliar untuk mengantisipasi genangan di Jakarta Barat. Pembangunan seatpel dan pengadaan pompa menjadi salah satu prioritasnya.

Saat ini, kata Imron sedikitnya ada 24 pompa mobile yang berkeliling mengantisipasi banjir. Puluhan pompa itu nantinya akan ditambah 5 pompa, artinya menghadapi hujan tinggi 29 pompa akan berkeliling dibeberapa titik. (Baca juga: Bangunan Liar Hambat Normalisasi di Saluran Air di Jakarta Barat )

“Salah satunya di KM 13 Daan Mogot. Kami siagakan dua pompa disana,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi mengatakan bahwa banjir di wilayahnya alami penurunan dari sebelumnya puluhan titik menjadi belasan titik.

“Saya tak ingat detailnya. Tapi yang jelas ada perubahan dan penurunan ancaman lokasi genangan,” kata Rustam ketika dikonfirmasi.

Rustam mengakui beberapa titik itu meliputi kawasan KFT, Kembangan Utara, dan Kelapa Dua. Berbagai macam karakter dan masalah terjadi di kawasan itu, mulai dari saluran menyempit hingga belumnya di normalisasi.

Karenanya, untuk mengantisipasi banjir, Rustam mengaku pihaknya bergerak melakukan trobosan mulai dari melakukan normalisasi, hingga menyediakan pompa mobile dilakukan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat.
(ysw)
Berita Terkait
Usai Bersih-bersih Pascabanjir,...
Usai Bersih-bersih Pascabanjir, Pemkot Jakbar Semprotkan Disinfektan di Kalideres
Cegah Banjir, Gerebek...
Cegah Banjir, Gerebek Lumpur Dilakukan Pemkot Jakbar
Pemkot Jakbar Bangun...
Pemkot Jakbar Bangun Kolakan di Pesakih, Warga: Pikirkan juga Pembuangan Airnya
Cegah Banjir, Pemkot...
Cegah Banjir, Pemkot Jakbar Bersihkan Saluran Air di Depan MNC Studio
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Penghujan Tiba, Pemkot...
Penghujan Tiba, Pemkot Jakbar Kebut Proyek Banjir di Latumeten
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
52 menit yang lalu
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
52 menit yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
1 jam yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
1 jam yang lalu
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
2 jam yang lalu
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
4 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved