Pemkot Bekasi Perbesar Kapasitas Pengolahan Tinja

Kamis, 24 Januari 2019 - 15:17 WIB
Pemkot Bekasi Perbesar...
Pemkot Bekasi Perbesar Kapasitas Pengolahan Tinja
A A A
BEKASI - Kapasitas pengolahan lumpur tinja atau pengolahan air limbah domestik (PALD) milik Kota Bekasi pada tahun ini akan ditambah menjadi 500 meter kubik (m3) per hari. Sebelumnya, kapasitasnya hanya mampu menampung 110 meter kubik setiap hari.

”Kapasitasnya segera diperbesar menjadi 500 m3, agar menampung lebih banyak, dan segara kita realisasikan,” ujar Kepala UPTD PALD Kota Bekasi, Andrea Sucipto pada Kamis (24/1/2019).

UPTD PALD dipercaya pemerintah daerah untuk mengelola lumpur tinja dan air limbah domestik. Secara teknis, unit ini merupakan perpanjangan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi untuk mengelolanya di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang.

Selain memperbesar kapasitas, lanjut Andrea, pemerintah akan membangun mesin pengolahan PALD yang baru di Kelurahan Harapanbaru, Kecamatan Bekasi Utara. Rencananya, Januari 2020 mendatang PALD Harapanbaru sudah bisa beroperasi melayani masyarakat.

Untuk kapasitasnya, bisa mengelola limbah domestik sebesar 150 m3 per hari. Selain itu, output air jernih yang dihasilkan dapat digunakan untuk mandi, cuci, dan sebagainya guna kebutuhan sehari-hari.”Teknisnya nanti ke sana, sekarang PALD ini akan dibangun,” ujarnya.

Andrea menjelaskan, hasil akhir dari pengolahan limbah tinja ini menghasilkan air dan pupuk organik. ‎Menariknya, air yang dihasilkan ini lebih berkualitas dibandingkan dengan air Kali Bekasi, yang sudah tercemar. Namun, air ini hanya dibuang ke kali belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mandi cuci dan kakus (MCK).

"Output pengolahan limbah menghasilkan air yang kualitasnya lebih baik daripada air Kali Bekasi,” ujarnya. Bahkan, unsur kimia COD‎ (Chemical Oxygen Demand) dan BOD (Biological Oxygen Demand‎) jauh di bawah ambang mutu yang ditentukan.

COD yang dihasilkan mesin PALD ini hanya 7 dan BOD 19 (berkualitas baik). Sedangkan, bakteri E-coli telah dimatikan dengan kaporit. Selain air jernih, mesin pengolahan limbah tinja yang didatangkan dari Jerman ini, juga menghasilkan pupuk organik dari lumpur tinja.

Andrea menuturkan, mesin pengolahan lumpur tinja di PALD Sumur Batu sudah beroperasi awal 2017 lalu. Saat ini, Kota Bekasi menjadi pusat kajian bagi daerah-daerah lain dalam hal pengolahan lumpur tinja. Misalnya, Sleman, Bali, Depok dan menyusul Makassar, menerapkan teknologi ini.

Sekretaris Disperkimtan Kota Bekasi, Imas Asiah menambahkan, pengolahan lumpur tinja dengan sistem mechanical electrical ini sebagai komitmen Bekasi menjaga kelestarian alam, tanpa membuang limbah tinja sembarangan. ”Makanya kita buat terobosan seperti ini,” katanya.

Menurutnya, Bekasi akan menambah beberapa lokasi unit pengolahan limbah tinja, beberapa waktu ke depan. Sebab, hal itu sudah tertuang dalam RPJMD (Rencana Panjang Jangka Menengah Daerah) Kota Bekasi, sudah ada lokasi baru yang akan dibangun PALD.

Misalnya di Harapanbaru, Pondok Gede, dan Medan Satria. Bahkan, bakal ditingkatkan kapasitasnya dari yang sudah eksisting di Sumur Batu. Sebab, limbah domestik yang ditampung di septic tank rumah warga akan diolah kembali dalam sistem mechanical itu.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Begini Penampakan Gepokan...
Begini Penampakan Gepokan Uang Rp5 Miliar dari OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Masjidil Haram dan Nabawi...
Masjidil Haram dan Nabawi Kembali Dibuka dengan Kapasitas Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved