Polisi dan Tokoh Agama Sepakat Tolak Kampanye di Tempat Ibadah

Selasa, 15 Januari 2019 - 22:55 WIB
Polisi dan Tokoh Agama...
Polisi dan Tokoh Agama Sepakat Tolak Kampanye di Tempat Ibadah
A A A
JAKARTA - Deklarasi menolak tempat ibadah sebagai tempat kampanye dilakukan sejumlah masyarakat, tokoh agama dan Polres Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan demi mempersatukan masyarakat dalam menghadapi Pemilu 2019.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengakui, kegiatan ini akan meredam aksi SARA, radikalisme, hoaks dan kampanye hitam. Dengan demikian, ancaman perpecahan bisa diminimalisir.

"Pada bulan ini tahapan kampanye sudah mulai berjalan, bulan depan hingga Maret akan lebih terbuka dan masif," kata Suhermanto usai kegiatan deklarasi menolak tempat ibadah dijadikan sebagai kampanye politik di Mapolres Cirebon, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019) siang.

Mempercepat itu, dia bakal menebar spanduk menolak penggunaan tempat ibadah sebagai tempat kampanye politik ke 874 tempat ibadah, terdiri masjid 836 tempat, gereja ada 32 tempat dan wihara 6 tempat.

Meskipun saat ini pihaknya mencatat belum menerima laporan adanya tempat ibadah yang dijadikan kampanye. Namun melalui kegiatan ini, pihaknya melakukan antisipasi dan menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga kerukuknan antar umat beragama.

"Kita ingin, meskipun tensi politik tinggi, tapi hubungan tetap adem," ujarnya.

Terpisah Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH Bachrudin Yusuf mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu Cirebon menindak bila ada laporan tempat ibadah yang dijadikan sebagai tempat kampanye. Sebab dalam aturan pemilu, disebutkan tempat ibadah dilarang sebagai tempat kampanye.

"Selama ini kalau yang kedapatan kampanye di masjid belum ada. Tapi ini mengantisipasi, jangan sampai masjid jadi tempat kampanye dan pos pemenangan," katanya.

Termasuk soal ujaran kebencian, hoaks atau berita bohong, MUI menegaskan pihaknya menolak adanya hal itu. Karena itu, dia mengimbau kepada khotib untuk memperhatikan isi ceramah.

"Isi cermahnya tidak melecehkan salah satu calon, baik legislatif maupun capres. Kita menolak secara tegas," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Kaesang Gelar Kampanye...
Kaesang Gelar Kampanye Akbar di Solo, Ini Alasannya
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Kampanye Tatap Muka...
Kampanye Tatap Muka Meningkat, Kampanye Daring Turun
Dukung Generasi Muda...
Dukung Generasi Muda Berani Ekspresikan Diri lewat Kampanye #JalaniCaraGue
Kaesang Ungkap Pentingnya...
Kaesang Ungkap Pentingnya Maksimalkan Masa Kampanye Terbuka
Gandeng Nex Carlos,...
Gandeng Nex Carlos, Kampanye From Zero to Hero Dorong Generasi Muda Gigih Raih Impian
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
5 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
6 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
6 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
12 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
13 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
15 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved