Menhub Minta Headway KRL 3 Menit, KAI Bakal Koordinasi dengan KCI

Senin, 07 Januari 2019 - 12:37 WIB
Menhub Minta Headway...
Menhub Minta Headway KRL 3 Menit, KAI Bakal Koordinasi dengan KCI
A A A
JAKARTA - Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk mewujudkan permintaan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang meminta headway KRL menjadi tiga menit.

"Nanti mau dibahas bersama dengan PT KCI," kata Edy saat dihubungi SINDOnews, Senin (7/1/2019).

Sebelumnya diberitakan, Menhub Budi melakukan peninjauan perjalanan KRL Commuter Line. Budi Karya ingin mengetahui bagaimana sistem transportasi massal berbasis rel. Karenanya, ia sengaja naik Commuter Line dari Stasiun Tebet menuju Stasiun Depok Baru.

Selama berada di perjalanan, Budi mendapatkan banyak masukan dari masyarakat pengguna jasa kereta listrik itu. Ada warga yang senang karena lebih cepat, aman dan murah. Tak ketinggalan, pengguna jasa yang kesal juga ada. Pengguna jasa mengeluhkan seringnya gangguan yang ada. Selain itu keterlambatan kereta sering merugikan masyarakat.

"Saya naik dari Stasiun Tebet ke Depok Baru, saya lihat baik, bersih, tepat waktu. Saya tanya beberapa penumpang puas, bahkan ibu-ibu bilang di sini lebih aman lebih cepat lebih murah," tukasnya.

Menhub berjanji akan menambah kapasitas KRL dalam waktu dua tahun ke depan. Peningkatan kapasitas ini atas dasar saran dari para penumpang dan fakta di lapangan. Menhub menyadari masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Misalnya soal kepadatan penumpang di peak hour (jam sibuk pagi dan sore hari).

"Memang ada keluhan dari penumpang ada hari dan jam tertentu KRL penuh penumpang. Maka dari itu, akan ada peningkatan kapasitas KRL dalam waktu dua tahun mendatang," tandasnya. (Baca juga: Tanpa Perlintasan Sebidang, PT KAI Bisa Operasikan 2.000 Perjalanan )

Saat ini, kapasitas penumpang Commuter Line tercatat sebanyak 1,2 juta orang. Ke depan akan ditingkatkan menjadi 2 juta orang dalam waktu dua tahun ke depan. Saat ini, time headway atau jeda jarak Commuter Line juga baru lima menit, ke depan akan ditingkatkan menjadi tiga menit untuk menunjang target 2 juta penumpang tersebut.

"Jarak kereta api itu kan sekarang lima menit nanti kita buat tiga menit, jadi kapasitasnya lebih besar," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
7 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
8 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
8 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
9 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved