Pelajar SMK yang Mengubur Hidup-hidup Bayinya Masih Bisa Ikut UN

Kamis, 03 Januari 2019 - 13:57 WIB
Pelajar SMK yang Mengubur...
Pelajar SMK yang Mengubur Hidup-hidup Bayinya Masih Bisa Ikut UN
A A A
SIDOARJO - Dinas Pendidikan Jatim masih memberikan kesempatan kepada RM (18) pelajar kelas 3 SMK di Sedati, Sidoarjo yang mengubur hidup-hidup bayi hasil hubungan gelapnya untuk mengikuti ujian nasional (UN). Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rahman menuturkan, pihaknya baru mendengar kabar adanya siswa SMK yang mengubur hidup-hidup anak hasil hubungan gelap dengan adik kelasnya.

RM yang merupakan siswa kelas 3 masih diberikan kesempatan untuk ikut UN selama proses hukumnya berjalan. "Sesuai aturan masih bisa ikut," ujar Saiful, Kamis (3/1/2019).

Menurut dia, kesempatan seorang anak untuk mengakses pendidikan berlaku pada semua orang. Pihaknya juga menunggu proses hukum yang berlaku.

Saat ini Polresta Sidoarjo mengambilalih proses penyidikan RM dari Polsek Sedati.
Proses hukum hingga kini masih terus berlanjut.

Jika sebelumnya tersangka diperiksa Tim Reskrim Polsek Sedati, karena masih tercatat sebagai pelajar tersangka diperiksa di Unit Khusus Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Berkas dan laporan terkait kasus pembunuhan bayi yang menggegerkan warga Sidoarjo ini hari ini telah diterima pihak Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk ditindaklanjuti.

Sementara ibu bayi (Bunga, bukan nama sebenarnya) yang ikut menguburkan bayi bersama tersangka yang juga masih tercatat sebagai siswi kelas 1 SMK adik kelas tersangka saat ini masih menjalani perawatan medis.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Mohammad Haris menegaskan, jika sang ibu bayi masih berstatus saksi karena dari hasil pemeriksaan awal diketahui jika yang bersangkutan mengaku terpaksa menuruti kemauan tersangka RM untuk mengubur bayi yang baru dilahirkannya.

Sementara terkait dugaan adanya rekan tersangka yang ikut membantu proses penguburan bayi hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus.
(sms)
Berita Terkait
Bayi Tewas di Aliran...
Bayi Tewas di Aliran Sungai Kawasan Industri Pulogadung Ternyata Korban Pembunuhan
Cece Siksa Anak Tiri...
Cece Siksa Anak Tiri Berusia 2 Tahun dengan Tongkat Alumunium dan Disundut Rokok
Usai Membunuh Anak Tiri,...
Usai Membunuh Anak Tiri, Cece Ancam Habisi Nyawa Istri
Bayi Baru Lahir Ditemukan...
Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Geger, Jasad Bayi Tanpa...
Geger, Jasad Bayi Tanpa Tangan Dibawa dan Digigit Anjing
Warga Mamajang Digegerkan...
Warga Mamajang Digegerkan dengan Temuan Orok di Pekarangan Rumah
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved