Malam Ini Diprediksi 85 Ribu Kendaraan Bakal Lintasi Tol Japek
Jum'at, 21 Desember 2018 - 16:07 WIB
Malam Ini Diprediksi 85 Ribu Kendaraan Bakal Lintasi Tol Japek
A
A
A
BEKASI - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru diperkirakan arus tol Jakarta Cikampek mulai dipadati kendaraan roda dua pada Jumat (21/12/2018) malam. Kendaraan roda empat itu dari Jakarta menuju tol Cikopo - Palimanan (Cipali). Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas ke Gerbang Tol Cikarang Utama mencapai 85 ribuan.
General Meneger PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy L Lukman memproyeksikan volume lalu lintas selama periode Libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 diperkirakan mulai terjadi Jum'at (21/12) hingga Selasa 1 Januari 2019."Kemungkinan kendaraan akan mulai melintas mulai malam ini dengan tujuan Jawa Barat dan Jawa Tengah," katanya.
Namun, kata dia, puncak natal di tahun 2018 ini akan terjadi pada Sabtu 22 Desember 2018. Sedang untuk arus balik natal diperkirakan terjadi pada Selasa 25 Desember 2018.
Sedangkan untuk arus mudik tahun baru bakal terjadi pada 28-29 Desember. Dan untuk arus balik tahun baru terjadi pada 1 Januari 2019. "Kepadatan bakal terjadi dihari tersebut," ujarnya.
Menurutnya, untuk arus kendaraan pada mudik natal, arus kendaraan yang mengarah ke Cikampek diprediksi mencapai 85 ribu kendaraan. Angka ini meningkat sebanyak 33 persen daripada lalu lintas normal yang mencapai 63.968 kendaraan atau naik 1,01 persen dibandingkan tahun 2017 yang lalu.
Namun, untuk arah sebaliknya atau kendaraan yang datang dari GT Cikarang Utama yang mengarah ke Jakarta diprediksi mencapai 92 ribu kendaraan. Angka ini lebih besar 62,7 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 56.562 kendaraan atau naik 0,71 persen di tahun 2017.Bahkan, kata dia, khusus untuk puncak tahun baru 2019 yang terjadi pada 28 Desember diperkirakan mencapai 88 ribu kendaraan.
Kendaraan itu bergerak dari Gerbang Tol Cikarang Utama mengarah ke Jakarta. Apalagi, angka ini lebih besar 27 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 69.373 kendaraan atau naik 1,02 persen di tahun 2017.
Selanjutnya, arus balik tahun baru kendaraan yang melalui Gerbang Tol Cikarang Utama, diprediksi mencapai 95 ribu atau naik 68 persen daripada kondisi normal yakni sebanyak 56.562 kendaraan atau turun 1,14 persen dibandingkan periode sama tahun 2018.
Direktur Operasi II PT Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, salah satu strategi pelayanan transaksi yang disiapkan untuk menjelang mudik Natal dan Tahun Baru 2019 adalah dengan menambah gerbang tol mini atau Oblique Approach Booth (OAB) di GT Cengkareng sebanyak enam unit. Termasuk mengoperasikan 171 unit mobil reader di tiap-tiap gerbang tol.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan inovasi sistem transaksi tol berupa integrasi sistem transaksi yang dilakukan di Ruas Tol Semarang dan Semarang-Solo dengan kata lain menghilangkan titik transaksi di GT Tembalang. Termasuk Jalan Tol Soedijatmo dan JORR W1 atau menghilangkan titik transaksi di GT Kayu Besar, dan Tol JORR, Akse Tanjung Priok (ATP) dan Pondok Aren -Ulujami.
General Meneger PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy L Lukman memproyeksikan volume lalu lintas selama periode Libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 diperkirakan mulai terjadi Jum'at (21/12) hingga Selasa 1 Januari 2019."Kemungkinan kendaraan akan mulai melintas mulai malam ini dengan tujuan Jawa Barat dan Jawa Tengah," katanya.
Namun, kata dia, puncak natal di tahun 2018 ini akan terjadi pada Sabtu 22 Desember 2018. Sedang untuk arus balik natal diperkirakan terjadi pada Selasa 25 Desember 2018.
Sedangkan untuk arus mudik tahun baru bakal terjadi pada 28-29 Desember. Dan untuk arus balik tahun baru terjadi pada 1 Januari 2019. "Kepadatan bakal terjadi dihari tersebut," ujarnya.
Menurutnya, untuk arus kendaraan pada mudik natal, arus kendaraan yang mengarah ke Cikampek diprediksi mencapai 85 ribu kendaraan. Angka ini meningkat sebanyak 33 persen daripada lalu lintas normal yang mencapai 63.968 kendaraan atau naik 1,01 persen dibandingkan tahun 2017 yang lalu.
Namun, untuk arah sebaliknya atau kendaraan yang datang dari GT Cikarang Utama yang mengarah ke Jakarta diprediksi mencapai 92 ribu kendaraan. Angka ini lebih besar 62,7 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 56.562 kendaraan atau naik 0,71 persen di tahun 2017.Bahkan, kata dia, khusus untuk puncak tahun baru 2019 yang terjadi pada 28 Desember diperkirakan mencapai 88 ribu kendaraan.
Kendaraan itu bergerak dari Gerbang Tol Cikarang Utama mengarah ke Jakarta. Apalagi, angka ini lebih besar 27 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 69.373 kendaraan atau naik 1,02 persen di tahun 2017.
Selanjutnya, arus balik tahun baru kendaraan yang melalui Gerbang Tol Cikarang Utama, diprediksi mencapai 95 ribu atau naik 68 persen daripada kondisi normal yakni sebanyak 56.562 kendaraan atau turun 1,14 persen dibandingkan periode sama tahun 2018.
Direktur Operasi II PT Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, salah satu strategi pelayanan transaksi yang disiapkan untuk menjelang mudik Natal dan Tahun Baru 2019 adalah dengan menambah gerbang tol mini atau Oblique Approach Booth (OAB) di GT Cengkareng sebanyak enam unit. Termasuk mengoperasikan 171 unit mobil reader di tiap-tiap gerbang tol.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan inovasi sistem transaksi tol berupa integrasi sistem transaksi yang dilakukan di Ruas Tol Semarang dan Semarang-Solo dengan kata lain menghilangkan titik transaksi di GT Tembalang. Termasuk Jalan Tol Soedijatmo dan JORR W1 atau menghilangkan titik transaksi di GT Kayu Besar, dan Tol JORR, Akse Tanjung Priok (ATP) dan Pondok Aren -Ulujami.
(ysw)