Antisipasi Kecelakaan, Polisi Cek Kesiapan Angkutan Umum di Bogor
Kamis, 20 Desember 2018 - 16:24 WIB
Antisipasi Kecelakaan, Polisi Cek Kesiapan Angkutan Umum di Bogor
A
A
A
JAKARTA - Untuk mengantisipasi kecelakaan selama angkutan Natal dan Tahun Baru, Satlantas Polresta Bogor Kota bersama Jasaraharja dan Dinas Perhubungan Kota Bogor melakukan pengecekan puluhan bus di Terminal Baranangsiang, Kamis (20/12/2018).
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Ulung Sampurnajaya menjelaskan pengecekan ini sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin Lodaya 2018.
Pihaknya berharap dengan adanya pengecekan yang dilakukan secara mendadak itu diharapkan armada bus di Terminal Baranangsiang betul-betul siap mengangkut penumpang saat libur natal maupun tahun baru.
"Dengan adanya pengecekan secara mendadak membuat para supir terus mempebarui sistem baik kendaraannya maupun pribadi sopir itu sendiri. Sehingga minimal kita bisa meminimalisir potensi kecelakaan dengan adanyan pengecekan terhadap kendaraan dan sopir," katanya.
Jika ditemukan bus ataupun sopir dalam kondisi tidak layak maka akan dilakukan penindakan. "Hasil pengecekan sementara kita hanya temukan bus yang remnya tak layak," terangnya.
Untuk bus yang ditemukan tidk layak, lanjutnya diminta untuk diperbaiki sebelum dioperasikan kembali. "Kita juga berkordinasi dengan dishub dan jasa raharja jika ada kendaraan yang tidak layak kita suruh ganti dan perbaiki," ujarnya.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Ulung Sampurnajaya menjelaskan pengecekan ini sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin Lodaya 2018.
Pihaknya berharap dengan adanya pengecekan yang dilakukan secara mendadak itu diharapkan armada bus di Terminal Baranangsiang betul-betul siap mengangkut penumpang saat libur natal maupun tahun baru.
"Dengan adanya pengecekan secara mendadak membuat para supir terus mempebarui sistem baik kendaraannya maupun pribadi sopir itu sendiri. Sehingga minimal kita bisa meminimalisir potensi kecelakaan dengan adanyan pengecekan terhadap kendaraan dan sopir," katanya.
Jika ditemukan bus ataupun sopir dalam kondisi tidak layak maka akan dilakukan penindakan. "Hasil pengecekan sementara kita hanya temukan bus yang remnya tak layak," terangnya.
Untuk bus yang ditemukan tidk layak, lanjutnya diminta untuk diperbaiki sebelum dioperasikan kembali. "Kita juga berkordinasi dengan dishub dan jasa raharja jika ada kendaraan yang tidak layak kita suruh ganti dan perbaiki," ujarnya.
(ysw)