PT KAI Daop 1 Deteksi Ada 160 Titik Rawan Bencana

Jum'at, 14 Desember 2018 - 07:10 WIB
PT KAI Daop 1 Deteksi...
PT KAI Daop 1 Deteksi Ada 160 Titik Rawan Bencana
A A A
JAKARTA - Dari aspek prasarana seperti tahun-tahun sebelumnya PT KAI Daop 1 Jakarta bersiap siaga untuk daerah-daerah rawan bencana alam selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019. Pihaknya pun mendekteksi sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalur KA.

"PT KAI Daop 1 Jakarta mendeteksi sebanyak 160 titik rawan berupa banjir, longsor, dan amblas di sepanjang jalur KA di wilayahnya," Dadan Rudiansyah selaku EVP PT KAI Daop 1 Jakarta, Kamis (13/12/2018)

Untuk itu, PT KAI menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) antara lain khusus jalan rel berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, plat sambung, baut sambung, pandrol, Paku TN. Sedangkan untuk jembatan berupa perancah, rel bendel, begel bendel, besi H Beam, alat penambat rel, dan sebagainya di titik-titik yang telah ditentukan.

“Melihat volume penumpang yang meningkat dari Nataru tahun sebelumnya, pada Nataru 2018/2019 PT KAI Daop 1 Jakarta terus meningkatkan sisi keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang kereta api. Misalnya dalam penambahan petugas yang berada di lintas, tim keamanan di stasiun, serta fasilitas pendukung lainnya dan diharapkan juga kerja sama dan dukungan masyarakat untuk mewujudkan angkutan Nataru 2018/2019 yang sukses dan zero accident,” tuturnya.

Selain itu, KAI juga menyiagakan tenaga flying gank, Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) Ekstra, dan petugas posko daerah rawan di sepanjang lintas KA untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA.

"Total sebanyak 159 petugas disiagakan dengan rincian 32 personel PPJ Ekstra, 108 personel PJL Ekstra, dan 19 personel posko daerah rawan," terangnya.

Meskipun jumlah PJL ditingkatkan, PT KAI Daop 1 Jakarta dengan tegas mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan dan rambu-rambu di pelintasan sebidang sesuai dengan UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) yang menyebutkan bahwa perjalanan KA mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya.

Dengan kerja sama yang baik dan saling mendukung antara PT KAI dan masyarakat, perjalanan kereta api yang aman, lancar, terkendali dan zero accident pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru dapat terwujud.
(kri)
Berita Terkait
Sepi, Tak Ada Lonjakan...
Sepi, Tak Ada Lonjakan Penumpang Kereta Api Jelang Natal
Khusus Libur Nataru,...
Khusus Libur Nataru, 7 Kereta Api Ini Berhenti di Stasiun Jatinegara dan Karawang
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, 178.000 Tiket Kereta Jarak Jauh Ludes Terjual
Joss, Penumpang Kereta...
Joss, Penumpang Kereta Api Naik 123 Persen Pada Periode Nataru 2022/2023
180 Ribu Tiket KA Liburan...
180 Ribu Tiket KA Liburan Natal 2023 dan Tahun Baru Ludes Terjual
Mau Tahun Baruan di...
Mau Tahun Baruan di Luar Kota? Tiket Kereta Keberangkatan 1 Januari 2023 Sudah Bisa Dibeli
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
2 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved