Jelang Akhir Penghapusan Pajak, Samsat Jakbar Diserbu Warga

Rabu, 12 Desember 2018 - 20:11 WIB
Jelang Akhir Penghapusan...
Jelang Akhir Penghapusan Pajak, Samsat Jakbar Diserbu Warga
A A A
JAKARTA - Menjelang hari terakhir penghapusan pajak 15 Desember 2018. Kantor bersama Samsat Jakarta Barat mulai diserbu penunggak pajak.

Kondisi ini membuat pelayanan ekstra dilakukan, selain menambah jam operasional, pihak Samsat juga kemudian menambah dua ruangan sebagai ruang tunggu.

"Ini jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa," kata Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB BBNKB) Kota Administrasi Jakbar, Eling Hartono, Rabu (12/12/2018) sore.

Sebelumnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Sistem jemput bola dilakukan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari Door to Door, penindakan di jalan, hingga mengunjungi sejumlah tempat perbelanjaan.

Dalam berbagai langkah itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) mengajak masyarakat untuk tertib bayar pajak selama penghapusan 15 November hingga 15 Desember 2018.

Eling mengakui, setelah pihaknya gencar melakukan itu, penunggak pajak mulai membludak. Bahkan dalam sepekan terakhir pembayar pajak mencapai 1.000 kendaraan bermotor. "Padahal kalau hari biasa hanya 250," ucap Eling.

Eling mengakui, dengan membludaknya masyarakat membuat pihaknya terpaksa menambah jam operasional. Bila di hari biasa waktu operasional hanya sampai pukul 15.00 WIB, maka sepekan terakhir kantornya baru menutup pelayan hingga pukul 18.00 WIB.

Termasuk mengenai jumlah penunggu, Eling terpaksa menjadikan ruang rapat dan ruang aula untuk dijadikan ruang tunggu. Bahkan sesekali Eling harus turun langsung memonitoring dan memberikan kenyamanan terhadap pembayar pajak.

"Saya kasih makan kecil dan minuman. Saya anterkan sendiri kepada masyarakat," kata Eling.

Sementara itu, Titi (37), salah seorang wajib pajak mengakui pihaknya memanfaatkan waktu penghapusan pajak untuk membayar pajak kendaraan. Dengan demikian pembayaran akan lebih murah.

"Ini saja cuma Rp300.000. Kalau enggak penghapusan bisa sampai Rp500.000," kata Titi.

Meskipun rumahnya hanya berjarak 200 meter dari kantor pajak. Namun Titi mengakui kondisi Samsat Jakarta Barat cukup padat, ia baru selesai setelah dua jam mengantre.

"Habis kalau enggak hari ini. Besok pasti penuh, kalau lusa, enggak ada potongan," tutup Titi.
(mhd)
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
4 menit yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
56 menit yang lalu
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
1 jam yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
2 jam yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
12 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
13 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved