Intensitas Hujan Meningkat, Waspadai 10 Titik Rawan Longsor di Jakarta
Selasa, 04 Desember 2018 - 13:51 WIB
Intensitas Hujan Meningkat, Waspadai 10 Titik Rawan Longsor di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan agar warga Jakarta waspada dengan potensi banjir dan 10 titik longsor, mengingat belakangan ini intensitas hujan mulai meningkat.
Kepala BPBD DKI Jupan Royter mengatakan ke 10 titik rawan longsor tersebut terdapat di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Delepan titik diantaranya terdapat di kawasan Jakarta Selatan.
"Ada di dua wilayah (10 titik rawan longsor) Di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," kata Jupan kepada wartawan, Selasa (4/12/2018).
Jupan mengaku pihaknya telah mengkoordinasikan hal ini kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI untuk mengantisipasi ancaman bencana tersebut.
Lagipula kata dia sebelum memasuki musim hujan tahun ini, setiap SKPD berkaitan seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta telah menuntaskan berbagai pekerjaan mereka terkait antisipasi bencana tersebut sesuai program kerja mereka.
"Tiap-tiap SKPD kan ada kesiapannya. Kalau dinas SDA ya apa yang dilakukan selama ini sebelum musim hujan, ada pengurasan dan sebagainya," tuturnya.
Berikut data daerah rawan longsor dari BPBD DKI
Jakarta Timur:
1. Kramat Jati: potensi longsor menengah
2. Pasar Rebo: potensi longsor menengah hingga tinggi
Jakarta Selatan:
3. Cilandak: potensi longsor menengah
4. Jagakarsa: potensi longsor menengah hingga tinggi
5. Kebayoran Lama: potensi longsor menengah
6. Kebayoran Baru: potensi longsor menengah
7. Mampang Prapatan: potensi longsor menengah
8. Pancoran: potensi longsor menengah
9. Pasar Minggu: potensi longsor menengah
10. Pesanggrahan: potemsi longsor menengah.
Kepala BPBD DKI Jupan Royter mengatakan ke 10 titik rawan longsor tersebut terdapat di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Delepan titik diantaranya terdapat di kawasan Jakarta Selatan.
"Ada di dua wilayah (10 titik rawan longsor) Di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," kata Jupan kepada wartawan, Selasa (4/12/2018).
Jupan mengaku pihaknya telah mengkoordinasikan hal ini kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI untuk mengantisipasi ancaman bencana tersebut.
Lagipula kata dia sebelum memasuki musim hujan tahun ini, setiap SKPD berkaitan seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta telah menuntaskan berbagai pekerjaan mereka terkait antisipasi bencana tersebut sesuai program kerja mereka.
"Tiap-tiap SKPD kan ada kesiapannya. Kalau dinas SDA ya apa yang dilakukan selama ini sebelum musim hujan, ada pengurasan dan sebagainya," tuturnya.
Berikut data daerah rawan longsor dari BPBD DKI
Jakarta Timur:
1. Kramat Jati: potensi longsor menengah
2. Pasar Rebo: potensi longsor menengah hingga tinggi
Jakarta Selatan:
3. Cilandak: potensi longsor menengah
4. Jagakarsa: potensi longsor menengah hingga tinggi
5. Kebayoran Lama: potensi longsor menengah
6. Kebayoran Baru: potensi longsor menengah
7. Mampang Prapatan: potensi longsor menengah
8. Pancoran: potensi longsor menengah
9. Pasar Minggu: potensi longsor menengah
10. Pesanggrahan: potemsi longsor menengah.
(ysw)