Jawa Barat Resmi Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Rabu, 14 November 2018 - 15:38 WIB
Jawa Barat Resmi Tetapkan...
Jawa Barat Resmi Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor
A A A
BANDUNG - Pemprov Jabar resmi menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat Nomor 363/kep.1211-BPBD/2018. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Dicky Saromi menyatakan, pihaknya berkewajiban menjalankan tiga mandat seiring terbitnya SK tersebut.

Mandat pertama, kata Dicky, BPBD Jabar harus menyiapkan langkah-langkah untuk menekan dampak bencana yang terjadi.

"Yang kedua melakukan pengerahan dari sisi SDM (sumber daya manusia), termasuk logistik dan peralatan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana," ujar Dicky dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (14/11/2018).

Mandat yang terakhir, sambung Dicky, BPBD Jabar harus terus melakukan proses mitigasi bencana dan terus mengimbau masyarakat melakukan hal yang sama, agar risiko bencana dapat ditekan. "Jadi tiga itu yang menjadi amanat dari SK Ridwan Kamil," tegasnya.

Dengan terbitnya SK tersebut, Dicky juga berharap, masyarakat bisa turut serta menekan dampak bencana, khususnya masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor.

"Terutama saat ada anomali cuaca yang tidak wajar atau mungkin pada sisi wilayahnya yang rawan untuk segera melakukan evaluasi dini saat bencana terjadi," harapnya.

Lebih lanjut Dicky mengemukakan, terdapat sejumlah faktor penyebab bencana banjir dan longsor, di antaranya luas areal hutan masih kurang ideal atau kurang dari 30%. Selain itu, curah hujan yang tinggi, sementara pemanfaatan air minim.

"Potensi curah hujan (di Jabar) yang tinggi, yang mencapai 48 miliar kubik harus kita tingkatkan pemanfaatannya, minimal 50 atau 70 persennya dimanfaatkan untuk pertanian atau sumber air baku," jelasnya.

Dicky menilai, selama ini, potensi curah hujan di Jabar belum dimanfaatkan secara optimal. Pasalnya, hampir sebagian besar air hujan terbuang ke laut atau tidak terserap (run off). Kondisi run off akan menyebabkan banjir saat sistem drainase buruk.

"Kita juga berharap, (izin) tata ruang dan tata bangunan harus ketat. Jangan sampai setiap tahun eskalasinya makin tinggi karena identik dengan faktor-faktor penyebab banjir dan longsor," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menginginkan, penanganan banjir dan longsor oleh Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota bisa terintegrasi, sehingga memberi dampak positif yang signifikan.

Lewat singkronisasi program itu, Emil berharap, program-program terkait lingkungan dan penanganan bencana yang dilakukan Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota di Jabar bisa saling menunjang dan memberi dampak signifikan.

"Saling menyinkronkan. Jangan Pemerintah Kota Cimahi, Bandung mengeluarkan anggaran sendiri, tapi teu (tidak) nyambung. Ini yang akan kita sinkronisasi," katanya.
(sms)
Berita Terkait
Prabowo Beri Atensi...
Prabowo Beri Atensi Bencana Longsor Cilacap, Minta Penanganan Darurat Optimal
9 Kecamatan di Manado...
9 Kecamatan di Manado Diterjang Banjir dan Longsor
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
24 Kejadian Bencana...
24 Kejadian Bencana Terjadi di Indonesia dalam Sepekan
794 Kejadian Bencana...
794 Kejadian Bencana Melanda Indonesia Sejak Januari-Mei 2024
Longsor Terjang Sungai...
Longsor Terjang Sungai Penuh Jambi, 5 Rumah Rusak Berat
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
3 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
4 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
4 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
5 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
5 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved