Dikira Besi Tua, Puluhan Mortir Aktif Dijual ke Lapak Rongsok

Kamis, 08 November 2018 - 19:28 WIB
Dikira Besi Tua, Puluhan...
Dikira Besi Tua, Puluhan Mortir Aktif Dijual ke Lapak Rongsok
A A A
TANGERANG SELATAN - Dikira besi tua, puluhan mortir aktif dan proyektil peninggalan jaman kemerdekaan dijual pekerja proyek ke lapak rongsokan di Jalan KH Ahmad Dahlan, RT05/010, Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten seharga Rp4.600 per kilo. Setelah tahu mortir tersebut masih aktif, pemilik lapak rongsokan langsung lapor ke polisi.

Temuan itu terdiri dari 57 mortir ukuran besar, dengan panjang 30 cm diameter 9 cm, dan 3 mortir kecil dengan panjang sekira 21 cm berdiameter 6 cm. Kemudian proyektil ada tiga sepanjang 15 cm dan diameter 3 cm.

Dafir (37), pengusaha barang rongsokan mengatakan, puluhan mortir itu dimasukkan ke dalam karung oleh dua orang yang mengaku mendapatkannya saat melakukan penggalian jalan, di Citra Raya Tangerang.

"Saya beli Rp4.600 perkilo. Totalnya 220 Kg. Ada 62 buah mortir. Dimasukkan ke dalam empat karung besar. Semuanya sudah berkarat," kata Dafir, saat ditemui di lapaknya, Cipondoh, Kamis (8/11/2018).

Dafir mengaku, awalnya dia tidak menaruh curiga dengan barang-barang berat di dalam karung tersebut. Sebab, dikiranya besi dalam karung itu benda rongsokan. Namun, saat dibuka, dirinya baru tahu itu mortir.

"Saat diperiksa untuk dibawa kembali ke peleburan besi, ternyata bentuknya seperti mortir. Lalu saya melapor ke pengurus RT, Bhabinkamtibmas dan Polsek Cipondoh agar dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kota AKBP Dedy Supriyadi menambahkan, petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi barang-barang berbahaya itu. Selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya, ternyata benar puluhan mortir berkarat itu masih aktif dan bisa meledak kapan saja. Diduga peninggalan zaman Belanda," paparnya.

Dari pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi, diketahui mortir itu dibawa oleh dua orang pria yang sudah dikantongi identitasnya. Mereka memakai mobil pikap, dengan ciri berseragam proyek, sopir dan kenek.

"Saat ini masih dalam pengejaran. Petugas masih bekerja di lapangan. Pelaku berjumlah dua orang, sebagai sopir dan kenek. Ciri-ciri keduanya sudah dikantongi. Masih dalam penyelidikan," sambungnya.
(ysw)
Berita Terkait
Warga Boyolali Temukan...
Warga Boyolali Temukan Granat saat Sedang Gali Talut Makam
Black Sky Aerospace...
Black Sky Aerospace Berhasil Produksi Amonium Perklorat untuk Rudal
Polisi Tangkap Pemasok...
Polisi Tangkap Pemasok Bahan Peledak di Bali
Warga Temukan Mortir...
Warga Temukan Mortir di Gunung Buttu, TNI Amankan untuk Pemeriksaan
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap Puluhan Tersangka dan Sita Ratusan Kilogram Bahan Petasan
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
27 menit yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
8 jam yang lalu
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
9 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
10 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved